
12 Fitur Keselamatan Mobil yang Penting Dipahami
Sudahkan ibiders tahu apa saja fitur keselamatan mobil? Dikenal dengan safety device, fitur ini menjaga pengendara dan penumpang ketika berkendara di jalan.
Berdasarkan penggunaannya, fitur keselamatan berfungsi secara aktif dan pasif. Mencegah kecelakaan, fitur keselamatan aktif berupa ABS dan ESP. Sementara itu, keselamatan pasif bekerja usai kecelakaan, contohnya airbag.
Ketika memilih mobil bekas, pertimbangkan fitur keselamatan di samping tampilan dan kenyamanan. Lebih lanjut, simak rangkuman fitur keselamatan mobil aktif dan pasif dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini.
Baca juga: Jangan FOMO, Simak 7 Tips Ini Sebelum Beli Mobil Listrik!
Fitur keselamatan aktif
Mulai dari ABS hingga peringatan lalin belakang, inilah fitur keselamatan mobil aktif yang berperan mencegah kecelakaan sebelum terjadi.
1. Sistem pengereman Anti-Lock (ABS)
Fitur keselamatan mobil aktif yang pertama yaitu sistem pengereman Anti-lock (ABS). Fitur ini menghindari roda mobil terkunci ketika mengerem mendadak sehingga mobil terkendali dan tidak oleng.
2. Kontrol stabilitas (ESP)
Dikenal sebagai Electronic Stability Program (ESP) atau Vehicle Stability Control (VSC), kontrol stabilitas menjaga stabilitas mobil dalam berbagai medan dan kondisi, termasuk cuaca buruk. Setelah mendeteksi apakah mobil meluncur (understeer) atau ngepot (oversteer) saat berbelok, ESP akan memperlambat roda agar mobil stabil.
3. Kontrol stabilitas elektronik (ESC)
Mirip ESP, Kontrol Stabilitas Elektronik (ESC) menjaga kestabilan mobil dalam kondisi licin atau saat bermanuver tajam. Ketika sistem mendeteksi mobil mulai kehilangan kendali, ESC akan mengurangi tenaga mesin atau memperlambat roda. Fitur keselamatan mobil ini mencegah roda berputar dan tergelincir yang dapat menyebabkan kecelakaan.
4. Cruise Control Adaptive (ACC)
Cruise Control Adaptive (ACC) memungkinkan mobil mempertahankan jarak aman dengan kendaraan lain yang ada di depan. Bila kendaraan di depan melambat, ACC akan menyesuaikan kecepatan secara otomatis.
Baca juga: Mau Beli Mobil Bekas Modifikasi? Cek 7 Komponen Ini
5. Blind Spot Monitoring (BSM)
Sistem pemantauan titik buta (Blind Spot Monitoring) meminimalisir risiko tabrakan saat mengganti jalur. Sensor mendeteksi kendaraan di samping dan belakang yang tidak terlihat dari cermin samping mobil. Bila kamu mencoba berpindah jalur saat mobil dalam titik buta, sensor akan memberi peringatan visual dalam bentuk suara.
6. Sistem peringatan tabrakan
Selanjutnya ada sistem peringatan tabrakan yang mendeteksi kendaraan di depan mobilmu. Efektif mendeteksi bahaya tabrakan, sensor melakukan pengereman otomatis bila kamu tidak merespon peringatan dengan cepat, misalnya kendaraan berhenti mendadak di depan.
7. Peringatan lalin belakang
Ketika mundur dari area parkir yang ramai dan padat, aktifkan sistem peringatan lalin belakang. Sensor mendeteksi kendaraan atau objek di belakang mobil dan memberikan peringatan akan adanya bahaya.
Baca juga: 8 Tips Beli Mobil Tarikan Leasing, Lebih Aman via Lelang
Fitur keselamatan pasif
Selain menghindari kecelakaan, fitur keselamatan pasif juga fokus melindungi penumpang saat mengalami kecelakaan yang tak terhindarkan.
1. Sabuk pengaman
Sebagai fitur keselamatan paling mendasar, sabuk pengaman (seat belt/safety belt) mengunci penumpang ke kursi sehingga mengurangi risiko cedera serius akibat tabrakan.
2. Airbag mobil
Salah satu fitur keselamatan mobil pasif yang terinstal di mobil modern yaitu airbag. Dengan sensor yang mendeteksi percepatan mendadak, bantal balon ini otomotif mengembang ketika terjadi tabrakan.
Airbag hadir dalam berbagai posisi, seperti di bagian depan, samping, dan langit-langit mobil. Berkat fitur keselamatan mobil ini, kepala dan tubuh pengemudi serta penumpang terlindungi dari cedera serius.
3. Kursi bayi dan booster seat
Kursi bayi dan booster seat didesain untuk mengamankan anak-anak di dalam mobil, sesuai dengan ukuran dan beratnya.
Baca juga: 9 Penyebab Harga Mobil Bekas Murah, Salah Satunya Bekas Banjir
4. Sensor tabrakan
Sensor tabrakan merupakan fitur keselamatan mobil pasif yang mendeteksi terjadinya tabrakan. Saat tabrakan, sensor ini mengaktifkan berbagai sistem keselamatan, termasuk penguncian sabuk pengaman, pengembangan Airbag, dan mematikan bahan bakar untuk mengurangi risiko kebakaran.
5. Struktur karoseri kuat
Struktur karoseri pada mobil yang berperan menyerap dan mengalihkan energi tabrakan dengan lebih baik. Berkat deformasi yang minim akibat kecelakaan, penumpang dapat terlindungi meski di dalam mobil.
Itulah deretan fitur keselamatan mobil aktif dan pasif yang penting dipahami. Ketika mencari mobil, luangkan waktu untuk mengecek fungsi keselamatan ini. Ingat juga untuk memilih mobil dengan fitur keselamatan yang lengkap.
Baca juga: 9 Tips Beli Mobil Bekas Aman, Bukan Cuma Cek Kondisi
Bila ibiders tengah mencari mobil bekas dengan fitur keselamatan yang lengkap, temukan di IBID - Balai Lelang Serasi. Sebelum dilelang, mobil menjalani proses inspeksi oleh inspektur berpengalaman dari Astra Car Valuation (ACV).
Dari laporan hasil inspeksi bisa diketahui apakah fitur keselamatan berfungsi dengan baik. Selain itu, lelang IBID juga didukung fitur unggulan Market Auction Price (MAP) yang menyajikan besaran harga mobil.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




