
Honda Super One EV Siap Meluncur, Begini Speknya
Kabar baik bagi ibiders pecinta mobil listrik. Setelah e:N1, Honda menambah lini mobil listriknya melalui Super One di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 nanti. Penasaran seperti apa speknya? Yuk, simak review berikut ini.
Desain compact khas city car
Melansir kanal YouTube Fitra Eri, Super One mulanya diprediksi dinamai Brio E alias Brio Electric.
Hanya saja pabrikan memilih Super One karena desain awal mengutamakan kenyamanan layaknya mobil Honda pada umumnya, tapi berpenggerak elektrik.
Selain desain imut dan lucu, tampilan headlamp mirip e:N1 dan grille depan mirip Honda City Turbo 2 di era 80-an.
Ada tiga opsi warna, yakni ungu, hitam, dan abu-abu. Basis Super One mengadopsi Honda N1. Menariknya, mobil ini sudah didukung lubang udara di bagian depan dan belakang dekat pintu supaya aerodinamikanya maksimal.
Perpaduan interior modern dan minimalis

Menengok ke dalam, jok dibuat semi bucket mirip mobil sport. Terlepas dari boomingnya pengaturan touch screen, Honda masih mempertahankan tombol fisik untuk transmisi, AC, rem parkir, spion, hingga power window.
Kerennya lagi, mobil ini punya mode berkendara normal, one pedal agar mobil berhenti tanpa pengendara menginjak rem, serta manual yang mensimulasi gear shift 7 speed.
Meski setirnya tidak bisa teleskopik, tetap ideal dikendarai pengemudi berpostur 165–170 cm.
Baterai ideal buat rute dalam kota

Sebagai bocoran, Honda Super One dibekali baterai 29,6 kWh dengan klaim jarak tempuh 274 km sekali isi daya.
Meski tenaga yang dihasilkan cuma 64 HP, mobil ini didukung boost mode sehingga tenaganya menyentuh 95 HP. Jadi, masih aman untuk perjalanan dalam kota.
Durasi isi daya berlangsung 4,5 jam dengan charger biasa dan 30 menitan dengan pengisian daya cepat.
Perkiraan harga Honda Super One
Harga Honda Super One baru bisa ditebak-tebak karena belum ada patokan resminya. Tapi melansir laman Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mobil ini kemungkinan sudah terdaftar dengan kode JG6 A EV ZZE dan dipatok Rp257 juta.
Melansir detikOto, Super One keluaran Jepang dihargai 3.390.200 yen atau setara Rp378 jutaan. Hanya saja, harganya mungkin lebih murah karena mendapat subsidi hingga 1,3 juta yen dari pemerintah Jepang sehingga harga akhirnya berkisar 2.090.200 yen atau Rp233 jutaan.
Sementara di Indonesia, pemberian subsidi mobil listrik masih belum jelas. Tanpa subsidi, Super One diperkirakan menyentuh Rp300–Rp400 jutaan. Jika masih berlaku, mobil listrik Honda ini bakal bebas pajak tahunan.
Temukan mobil listrik dan mobil bekas konvensional di balai lelang IBID. Bisa juga ajukan kredit mobil, lho.
Untuk informasi lebih lanjut, akses situs web www.ibid.astra.co.id atau aplikasi IBID yang bisa diunduh di Google Play Store dan App Store.
Jangan lewatkan informasi terbaru akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang
Terpopuler

11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026


