
Risiko Mobil Sering Gonta Ganti BBM
Ibiders pasti sudah dengar berita stok bensin yang menipis di pom swasta. Mau tak mau, pom lainnya jadi pilihan biar mobil masih bisa mengaspal.
Sebenarnya, sah-sah saja gonta ganti merek BBM asalkan tidak terus menerus. Jika tidak, tinggal menunggu waktu mobil mengalami kerusakan.
Baca juga: 15 Mobil Irit BBM 2025 di Indonesia, Apa Saja?
Rasio kompresi mesin
Pemilihan jenis BBM perlu disesuaikan dengan rasio kompresi mesin. Setiap mobil punya rasio kompresi berbeda seperti berikut.
• Rasio kompresi mesin 9:1 = BBM oktan 88 (Premium)
• Rasio kompresi mesin 9:1 sampai 10:1 = BBM oktan 90 (Pertalite)
• Rasio kompresi mesin 10:1 sampai 11:1 = BBM oktan 92 (Pertamax)
• Rasio kompresi mesin 11:1 sampai 13:1 = BBM oktan 98 (Pertamax Turbo)
Baca juga: 5 Masalah Mobil Sering Kena Macet, Bukan Cuma Boros BBM
Dampak sering gonta ganti BBM
Ketika ganti merek BBM, pastikan oktannya sesuai dengan rasio kompresi mesin dan penggunaannya untuk jangka waktu lama.
Jika BBM terlalu sering gonta ganti dan nilai oktannya tidak sesuai, risiko di bawah bisa terjadi.
1. Performa bahan bakar menurun
Penggunaan oktan bahan bakar yang lebih rendah menyebabkan kompresi mesin mengalami pembakaran lebih awal alias detonasi.
Jika sering gonta ganti BBM, performa mesin akan terus berubah untuk melakukan penyesuaian.
Jika BBM baru tercampur dengan BBM lama yang beda oktan, maka performa bahan bakar akan semakin rendah.
2. Muncul kerak di mesin
Sisa pembakaran yang tidak sempurna dan tidak dibersihkan akan menimbulkan kerak pada mesin. Jika dibiarkan, motor bisa sulit distarter.
3. Kompresi menurun
Beda bahan bakar, beda pula komposisi kimiawinya. Jika BBM tidak cocok, kerak di ruang bakar bisa menebal. Alhasil, kompresi menurun karena lubang katup terganjal kerak.
4. Mesin ngelitik
Jika oktan yang digunakan lebih rendah, mesin bisa ngelitik (knocking). Masalah ini bisa menjalar ke area piston, lho.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Mobil Bau Bensin, Gunakan Biji Kopi
Tips aman ganti BBM
Agar performa bahan bakar dan mesin tetap terjaga, perhatikan tips berikut saat hendak ganti BBM.
Pastikan tangki bahan bakar dalam keadaan kosong saat penggantian BBM supaya kandungan antara BBM lama dan baru tidak tercampur.
Pilih BBM dengan nilai oktan yang sama seperti BBM lama.
Jangan pilih oktan yang lebih rendah hanya untuk menekan pengeluaran.
Itu dia bahaya gonta ganti BBM yang patut diwaspadai. Pilih BBM dengan nilai oktan sesuai rekomendasi pabrikan supaya umur mesin tetap panjang.
Baca juga: 5 Penyebab Tangki Bensin Berkarat dan Cara Mengatasinya
Ibiders tertarik membeli mobil yang lebih bertenaga? Yuk, jual mobil bekas di balai lelang IBID.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store.
Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram: @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang





