
5 Masalah Mobil Sering Kena Macet, Bukan Cuma Boros BBM
Kemacetan tak hanya membuat waktu dan tenaga terbuang percuma, tapi juga menyebabkan mobil mudah terkena penyakit. Masalah mobil yang sering kena macet bervariasi, mulai dari mesin mobil cepat panas (overheat) hingga penurunan performa.
Bagi ibiders yang tinggal di kota besar, misalnya Jakarta, kemacetan memang menjadi makanan sehari-hari. Meski begitu, hal ini menjadikan mobil bekerja ekstra dalam posisi diam.
Bila dibiarkan, penyakit ini dapat berakibat fatal, terlebih bila mobil jarang mendapatkan servis berkala mobil. Langsung saja, inilah masalah mobil yang sering kena macet.
Baca juga: 5 Kendala Transmisi Mobil Matic Bekas, Tenaga Mesin Tertahan
1. Mesin mobil overheat
Mesin overheat merupakan masalah mobil yang sering kena macet. Kondisi ini bisa semakin buruk tanpa dukungan komponen pendingin mesin mobil.
Selain tidak berjalan saat digas, mobil yang terlalu panas berisiko menyebabkan mesin melengkung. Sebagai langkah pencegahan, pastikan komponen pendingin berfungsi dengan baik, seperti radiator, kipas radiator, sirkulasi air, dan kipas AC.
2. Mobil boros bahan bakar
Selain mesin mobil overheat, mobil boros bahan bakar juga menjadi masalah mobil yang sering kena macet. Pasalnya, mobil tetap membutuhkan bensin untuk tetap bekerja meski tidak bergerak.
Di samping itu, mobil juga kerap melakukan stop and go. Imbasnya, pengeluaran harian ikut membengkak.
3. Sistem pengereman bermasalah
Permasalahan mobil yang sering kena macet selanjutnya yaitu kerusakan pada sistem pengereman, khususnya pada mobil matic. Berperan mengontrol laju kendaraan, rem perlu bekerja ekstra saat menghadapi jalanan macet.
Pada transmisi matic, mobil dapat bergerak maju bahkan tanpa digas sekalipun. Alhasil, pengemudi hanya bisa mengandalkan pedal rem untuk berhenti dan mengatur laju kendaraan. Karenaya, pastikan kamu memeriksa kondisi rem, terutama sebelum berkendara ke titik rawan kemacetan.
Baca juga: Catat! Ini Panduan Darurat saat Mobil Mati Mendadak di Jalan
4. Kualitas oli menurun
Kemacetan juga memicu penurunan kualitas oli mobil. Karena terus-menerus melakukan stop and go, mobil dituntut untuk tetap bekerja dalam dalam jarak tempuh yang singkat.
Dengan kata lain, oli mesin terus melakukan sirkulasi layaknya mobil berjalan. Permasalahan inilah yang memicu oli cepat berkurang dan lekas jenuh. Sebagai pencegahan, ada baiknya penggantian oli mobil dilakukan lebih awal dari jadwal normal demi menjaga performa mesin mobil.
5. Bodi mobil rusak
Terakhir, masalah mobil yang sering kena macet yaitu kerusakan pada bodi mobil. Sentuhan dan gesekan dengan kendaraan lain bisa mengakibatkan goresan atau penyok pada eksterior mobil. Selain tidak estetis, kondisi ini juga bisa mengurangi nilai jual mobil dan memerlukan biaya tambahan untuk perbaikan.
Mulai dari mesin overheat hingga bodi mobil rusak, itulah masalah mobil yang sering kena macet. Dengan perawatan mobil yang tepat, kamu dapat menjaga mobil tetap dalam kondisi terbaik meski di tengah lalu lintas yang padat. Kamu pun bisa mengetahui komponen yang perlu diganti meski belum waktunya karena masa pakai sudah habis.

Baca juga: Beda Fasilitas, Kenali 2 Jenis Titip Jual di IBID
Bila performa mesin mobil ibiders kurang mumpuni dan berpotensi mengalami kerusakan, ada baiknya segera dijual dan diganti dengan yang baru. Bila menginginkan proses jual via lelang, kamu bisa mengandalkan IBID - Balai Lelang Serasi.
Balai lelang IBID menyediakan layanan titip jual mobil yang mudah dan cepat. Mobil bekas milikmu akan dilelang sesuai jadwal lelang yang dipilih setelah melalui proses inspeksi oleh tim ahli Astra Car Valuation (ACV).
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




