
5 Cara Mengetahui Odometer Mobil Reset atau Diputar
Salah satu pertimbangan saat beli mobil bekas yaitu jarak tempuh atau odometer. Mobil dengan jarak tempuh rendah lebih banyak diincar dibandingkan mobil capek alias km tinggi.
Hanya saja, hati-hati beli mobil km rendah padahal odometernya sudah direset. Biar transaksi ibiders lebih aman, yuk cek ciri-ciri odometer mobil reset atau diputar berikut ini.
Apa itu odometer?
Odometer atau odograf merupakan fitur yang mengukur jarak tempuh kendaraan dengan satuan kilometer. Misal odometer tertulis angka 30520, artinya mobil telah mencapai jarak tempuh 30.520 km.
Alat ini juga membantu menentukan waktu servis dan mencari tahu apakah mobil dalam kondisi capek.
Ciri-ciri odometer reset atau diputar
Tanda odometer reset terlihat dari kondisi fisik mobil yang kusam meski kilometernya rendah. Untuk odometer analog, ciri ini lebih mudah dilihat.
Sementara itu, odometer digital lebih sulit dicek karena proses reset menggunakan komputer. Langsung saja, yuk cek ciri odometer reset berikut.
1. Cek cluster odometer

Pertama, cek kondisi fisk untuk tahu apakah odometer pernah reset atau diputar. Pada odometer analog, muncul bekas lecet di sekitar alat.
Sementara odometer digital diputar menggunakan software sehingga dashboard perlu dibongkar. Bila terdapat bekas solderan pada bagian cluster odometer, bisa jadi odometer pernah diubah.
2. Hitung tahun keluaran mobil dan kilometernya
Selanjutnya, hitung kilometer/tahun dan tahun rilis mobil. Mobil yang rutin dikendarai bisa menempuh jarak 15.000–20.000 km/tahun, sementara mobil yang jarang digunakan sekitar 10.000 km.
Misalnya, mobil bekas yang kamu beli awal tahun 2023 adalah keluaran tahun 2020. Jika rutin digunakan, jarak tempuhnya bisa mencapai 45.000–60.000 km.
Namun bila hanya mencapai 10.000–20.000, tanyakan pola pemakaian mobil. Selain itu, jika mobil jarang digunakan, tanyakan apakah mobil tetap menjalani servis berkala.
3. Cek usia ban mobil

Cara lain cek odometer reset atau tidak yakni melalui usia ban mobil. Kamu patut waspada jika km masih rendah padahal tahun produksi ban sudah tua.
Ban mobil perlu diganti 3 tahun sekali dan dirotasi setiap 6 bulan, 10.000 km untuk penggunaan normal, dan 5.000 km jika sering ngebut.
Biasanya tahun produksi ban dan mobil tidak jauh beda. Tak cuma itu, pastikan jenis ban sesuai rekomendasi pabrikan.
4. Lihat buku servis

Keaslian odometer juga bisa dicek lewat buku buku servis. Dari sini, kamu bisa tahu kilometer mobil saat diservis. Kamu patut curiga bila kilometer pada odometer tidak sesuai dengan catatan servis.
Bukan cuma itu, jangan gampang percaya dengan kartu ganti oli di setir mobil karena banyak yang jual gantungan kosongan. Buat memastikan keaslian catatan servis, jangan ragu untuk menghubungi bengkel mobil yang bersangkutan.
5. Cermati komponen mobil

Terakhir, lihat kondisi komponen yang sering digunakan. Komponen dengan material kulit jeruk akan terasa halus dan terlihat kusam karena sering disentuh dan diinjak, misalnya setir, rem tangan, tuas transmisi, pedal rem, dan arm rest.
Di samping itu, kap lampu depan mobil yang sering terpapar panas akan menguning dan berisi debu dan kotoran.
Nah, itu dia ciri odometer mobil bekas reset atau diputar. Cek kondisi komponen lainnya, serta pastikan surat kendaraan lengkap dan asli.
Pilih platform terpercaya untuk ikut lelang mobil bekas biar aman. IBID resmi terdaftar di DJKN, unit telah diinspeksi, dan pembayaran aman via VA.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store.
Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang
Terpopuler

11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026


