
9 Cara Mengatasi Laptop Lemot, Cari Tahu Penyebabnya!
Dibandingkan komputer desktop (PC), laptop banyak dipilih karena lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Namun seiring berjalannya waktu, performa laptop ibiders bisa menurun sehingga menyebabkan laptop lemot.
Dengan kinerja laptop yang kian lamban, kegiatan multitasking tentunya terganggu. Karenanya, segera atasi laptop lemot dengan tips dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Keyboard Laptop Tidak Berfungsi Tanpa Servis
Penyebab laptop lemot
Masalah laptop lemot bisa dialami siapa saja. Sebelum menghidupkan kembali (restart) laptop atau menginstal ulang perangkat lunak (software), kenali dulu penyebab laptop lemot, seperti
1. Terlalu banyak program atau aplikasi berjalan
2. Terlalu banyak program atau aplikasi yang diunduh
3. Kapasitas Random Access Memory (RAM) terbatas
2. Memori internal laptop mulai menipis
4. Koneksi internet lamban
5. Serangan virus
6. Usia penggunaan laptop yang sudah lama
Baca juga: 7 Cara Membersihkan Layar Laptop yang Benar, Jangan Digosok
Cara mengatasi laptop lemot
Jika kinerja laptop lebih lamban dari biasanya, segera atasi dengan cara berikut ini.
1. Gunakan software pembersih sampah
Tips mengatasi laptop lemot yang pertama yaitu menghapus data yang tidak digunakan, misalnya dokumen, foto, dan video. Kamu bisa memanfaatkan software CCleaner, BleachBit, Wise Disk Cleaner, Razer Cortex: System Booster, dan Glary Utilities.
Alternatif lain yaitu memindahkan file tersebut ke penyimpanan lain, misalnya hard disk eksternal atau cloud, sehingga memori laptop lebih luang. Layanan cloud yang bisa kamu coba, contohnya iCloud, GoogleDrive, Dropbox, OneDrive, AmazonDrive, dan MediaFire.
2. Bersihkan cache
Bukan hanya shortcut, tembolok (cache) juga menyebabkan RAM dan memori penuh sehingga laptop hang. Cache merupakan data sementara yang muncul karena laptop digunakan.
Jadi, pindahkan file-file yang bertengger di desktop ke drive. Selain itu, bersihkan cache secara konsisten agar tidak menumpuk. Caranya, buka File Manager > klik kanan pada gambar hard disk > pilih Properties > ketuk General > pilih Disk Cleanup.
3. Batasi jumlah software yang dibuka
Membuka beberapa software sekaligus membuat laptop lemot karena banyaknya kapasitas RAM yang digunakan. Jadi, jalankan aplikasi yang memang saat itu diperlukan.
Bila perlu, gunakan Task Manager untuk mengontrol penggunaan RAM saat membuka beberapa aplikasi secara bersamaan. Tekan Ctrl + Alt + Del > pilih Task manager > tentukan aplikasi yang berjalan tapi tidak digunakan.
4. Hapus aplikasi tak terpakai
Tak hanya dokumen dan data lainnya, memori laptop juga bisa berkurang untuk menyimpan program atau aplikasi. Semakin banyak ruang RAM yang terpakai, otomatis performa laptop akan lamban.
Jika laptop lemot karena hal ini, kamu bisa menguninstal aplikasi yang tidak diperlukan. Caranya, buka Control Panel > klik Uninstall a program > pilih aplikasi yang tidak digunakan.
5. Update software
Software yang lama tak diperbaharui bisa menambah beban laptop, termasuk kinerja menjalankan berbagai program atau aplikasi. Jika hal ini terjadi, laptop dijamin lemot.
Software versi terbaru akan membuat laptop kembali ngebut. Namun pastikan software yang digunakan sesuai dengan spek laptop, khususnya laptop gaming, desain grafis, dan edit video.
6. Pasang antivirus
Dokumen atau situs yang dibuka di laptop bisa membawa serangan virus ke sistem laptop. Jika laptop hang karena spyware, adware, atau malware; segera pasang antivirus terpercaya untuk mendeteksi apakah ada virus yang masuk di dalam hard disk.
7. Tambah kapasitas RAM
Jika kinerja laptop tetap lamban, cobalah untuk menambah kapasitas RAM agar laptop berjalan lancar. Terutama jika kamu perlu menginstal program berukuran besar, gemar bermain game, atau edit video.
Bila kamu punya RAM 8GB, coba tambah ke 16GB atau 32 GB, terlebih bila kamu perlu menginstal program berukuran besar. Yang terpenting, perhatikan spesifikasi RAM yang dibutuhkan sebelum ditambahkan.
8. Ganti thermal paste
Tak banyak yang tahu, laptop yang menua dapat mempengaruhi kondisi thermal paste. Berbentuk pasta di atas kepingan RAM, komponen ini berguna untuk mendinginkan prosesor.
Agar laptop kembali ngebut, gantilah dengan thermal paste yang baru di tempat servis laptop. Pasalnya, suhu prosesor yang stabil berpengaruh pada kecepatan laptop.
9. Upgrade memori SSD
Untuk mengatasi laptop ngelag, kamu bisa mengubah memori HDD dengan SSD. Selanjutnya, instal sistem operasi baru dan letakkan di SSD. Dengan ruang penyimpanan data yang bertambah, kinerja laptop juga ikut membaik.
Itulah cara mengatasi laptop lemot agar ngebut kembali. Sebelumnya, coba restart laptop terlebih dulu.
Baca juga: 10 Kebiasaan Buruk yang Merusak Laptop, Jangan Disepelekan
Jika laptop masih lemot meski ibiders telah mencoba tips di atas, mungkin sudah waktunya kamu mengganti laptop. Kamu bisa menemukan laptop bekas di lelang lifestyle yang diadakan balai lelang IBID.
Selain mudah, lelang IBID bisa diikuti dari mana saja sesuai jadwal lelang. Ada juga beragam promo menarik, misalnya cashback AstraPay.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store atau App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




