
10 Kebiasaan Buruk yang Merusak Laptop, Jangan Disepelekan
Laptop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, baik untuk sekolah maupun bekerja. Sayangnya, bila ibiders tak berhati-hati, ada sejumlah kebiasaan buruk yang merusak laptop.
Meski kerusakan laptop umumnya disebabkan oleh masalah pada sistem operasi, software, atau hardware, beberapa kebiasaan buruk secara tak langsung memperparahnya. Bila sudah begitu, bukan tak mungkin laptopmu akan seumur jagung.
Lalu, apa saja kebiasaan buruk yang merusak laptop? Berikut sudah IBID - Balai Lelang Serasi rangkum agar kamu lebih cermat dalam merawat gawai satu ini.
Baca juga: Sebelum beli Laptop Bekas, Jangan Lupa Lakukan 7 Hal Ini
1. Meletakkan laptop di atas kasur
Apakah kamu sering meletakkan laptop di atas kasur? Hal ini termasuk kebiasaan buruk yang merusak laptop, lho.
Agar bisa berfungsi dengan baik, laptop dibekali sistem pendingin yang bertugas menjaga suhu tetap optimal. Sistem pendingin ini terdiri dari kipas laptop yang berperan mengeluarkan panas dari CPU melalui ventilasi yang terletak di sisi atau bagian bawah laptop.
Penting untuk menjaga ventilasi tetap bersih dan tidak terhalang. Dengan begitu, panas dapat tersebar dengan baik.
Sebaliknya, menggunakan laptop di atas permukaan kain, seperti tempat tidur atau alas selimut, hanya akan menutupi ventilasi dan membuat kipas laptop bekerja lebih keras untuk mengeluarkan panas. Akibatnya, komponen motherboard dan hard drive mengalami overheating.
2. Membuka terlalu banyak aplikasi
Meski terdengar sepele, membuka terlalu banyak aplikasi di desktop juga berdampak pada kinerja laptop. Pasalnya, laptop membutuhkan CPU dan RAM untuk berjalan.
Ketika menangani banyak aplikasi secara bersamaan, sistem akan bekerja semakin lambat. Hal ini berpotensi mengganggu kinerja perangkat lunak.
Selain tidak membuka terlalu banyak aplikasi, kamu juga perlu rutin melakukan pengecekan sistem. Bagi pengguna Windows, kamu bisa memantau penggunaan CPU dan RAM melalui Task Manager, sementara pengguna Mac melalui Activity Monitor.
3. Makan sambil menggunakan laptop
Tak lengkap rasanya mengerjakan tugas tanpa makan camilan. Hanya saja, hal ini termasuk kebiasaan buruk yang merusak laptop.
Saat mengetik, sisa-sisa makanan atau remah yang menempel di jari dapat jatuh ke papan tombol (keyboard) tanpa disadari. Sisa makanan ini akan mengendap dan merusak konektivitas antar tombol. Karenanya, pastikan tanganmu bersih dari remah makanan sebelum menyentuh keyboard.
4. Mengangkat laptop secara asal
Ketika terburu-buru, tak jarang laptop diperlakukan secara asal. Salah satunya yaitu mengangkat laptop dengan cara memegang layarnya.
Padahal, kegiatan ini justru berpotensi merusak kaca LCD dan piksel di dalamnya akibat terlalu banyak tekanan. Untuk itu, biasakan memegang laptop dari sisi bawah dengan hati-hati.
5. Menyimpan laptop dengan sembarangan
Saat menyimpan laptop di dalam tas, penting untuk memperhatikan keamanannya. Tak jarang laptop terjepit di antara buku atau barang lain di dalam tas.
Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada layar LCD laptop. Untuk menghindari kerusakan, disarankan untuk menggunakan tas khusus laptop yang dapat melindunginya dari benturan atau gesekan.
Selain itu, jangan membawa atau memegang laptop yang masih menyala dengan layar terbuka. Kebiasaan ini menyebabkan kerusakan pada penyimpanan data laptop, terutama jika laptop masih menggunakan hard disk daripada SSD.
Baca juga: Laptop lemot? Inilah 9 Cara Untuk Mengatasinya!
6. Meletakkan benda di atas keyboard
Kebiasaan buruk yang merusak laptop selanjutnya adalah meletakkan benda di atas keyboard atau sekitar laptop, misalnya air minum atau makanan. Bila tak sengaja menumpahkannya, air atau kandungan lainnya akan mendarat di atas keyboard sehingga memicu kerusakan.
Di samping itu, hindari menutup layar laptop dengan keras secara tiba-tiba. Karena bersifat sensitif, layar atau touchpad laptop rentan rusak atau tergores.
7. Menempatkan laptop di tempat berdebu
Alih-alih meletakkan laptop di sembarang area, tempatkan di permukaan datar dan bersih untuk mencegah kerusakan. Jauhkan pula laptop dari paparan sinar matahari langsung.
Tak cuma menghambat kipas laptop, debu dari luar berisiko menyumbat keyboard dan menyebabkannya macet atau berkarat. Di samping itu, hindari meninggalkan laptop di dalam mobil, terutama saat cuaca panas karena memicu overheating.
8. Menaruhn benda cair dekat laptop
Selain panas dan debu, kamu perlu berhati-hati dengan cairan. Tumpahan cairan dapat menyebabkan kerusakan serius, misalnya menimbulkan karat atau korosif pada keyboard dan motherboard.
Untuk mencegah kerusakan yang tak diinginkan pada laptop, jauhkan benda-benda cair, seperti kopi, teh, atau parfum, serta usahakan tidak mengoperasikan laptop saat tangan dalam keadaan basah.
9. Tidak pernah restart laptop
Tahukah kamu tidak pernah me-restart merupakan salah satu kebiasaan buruk yang merusak laptop? Meski tidak eror, laptop perlu dimuat ulang (restart) sesekali.
Hal ini bertujuan untuk membersihkan cache RAM yang telah menumpuk selama penggunaan perangkat. Bila cache RAM sudah bersih bersih, laptopmu dapat bekerja dengan lancar.
Sebaliknya, tidak pernah atau jarang restart laptop hanya akan menghambat kinerjanya. Karenanya, lakukan restart usai digunakan guna menyegarkan sistem dan memperbaiki masalah yang mungkin ada.
10. Overclocking
Kebiasaan buruk yang merusak laptop yang terakhir adalah overclocking. Umum dilakukan gamer profesional, overclocking digunakan untuk meningkatkan kinerja CPU agar bekerja lebih cepat.
Namun, bila kamu menggunakan laptop untuk keperluan pribadi, disarankan untuk tidak melakukan overclocking. Tak hanya menyebabkannya bekerja ekstra, hal ini juga memperpendek umur CPU.
CPU pada laptop terhubung dengan motherboard. Alhasil, jika terjadi kerusakan CPU, seluruh rangkaian perlu diganti. Artinya, kamu perlu merogoh kocek lebih dalam.
Kerap dilakukan tanpa disadari, itulah kebiasaan buruk yang merusak laptop. Dengan menghindari kebiasaan ini, kamu dapat memperpanjang umur laptopmu dan memaksimalkan kinerjanya.
Bila laptopmu terlanjur rusak, kamu bisa menemukan yang baru di IBID - Balai Lelang Serasi. Tak hanya motor bekas dan mobil bekas, IBID juga melelang barang lifestyle, seperti smartphone dan laptop.
Proses lelang dilakukan secara online dan terjadwal sehingga kamu tak perlu khawatir ketinggalan. Kamu pun bisa memenangkan unit lelang sambil rebahan.
Tertarik membeli laptop bekas di IBID? Segera unduh aplikasinya di Google Play Store atau Apple App Store. Cek juga Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.
Baca juga: Banyak Dicari, Ini Dia 5 Fungsi NFC pada Smartphone




