
Toyota Starlet Jadi Incaran, Cek Beberapa Hal Ini Dulu Sebelum Salah Beli
Akhir-akhir ini ketertarikan
pecinta otomotif terhadap Toyota Starlet kembali meningkat. Mobil hatchback
lawas ini dianggap memiliki perawatan yang mudah. Mereka yang sudah
menggunakannya sebagai mobil sehari-hari pun mengakui kalau Toyota Starlet termasuk
mobil bandel yang tidak rewel.
Namun, ada beberapa hal yang harus
kamu cek terlebih dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Namanya mobil
bekas pasti memiliki minus, kamu tentu harus mengetahui sampai mana batas
toleransimu menghadapi kekurangan mobil bekas yang akan kamu pilih. Nah,
daripada menyesal belakangan karena kurang teliti, sebaiknya kamu perhatikan
hal-hal di bawah ini.
Periksa Bagian Eksterior
Pertama, kamu harus mengecek
kondisi eksterior Startlet incaranmu terlebih dulu. Perlu kamu ingat, kalau
mobil jadul, biasanya rawan terkena keropos. Bagian yang mudah keropos biasanya
yaitu pintu di sisi kemudi. Di pintu kanan ini terdapat lubang instalasi
kelistrikan untuk kabel. Jadi, air mudah masuk dan mengendap di sana. Air yang
lama mengendap pada komponen besi tentu akan menyebabkan rusaknya komponen dari
besi itu sendiri, dan hal itulah yang bisa menyebabkan pintu bagian kanan ini bisa
keropos.
Selain pintu, perhatikan list-list
kaca terutama jika kamu mengincar Starlet model kotak yang saat ini onderdilnya
sudah langka. Berbeda dengan Starlet kapsul di mana masih banyak tersedia spare
part list kacanya.
Periksa Bagian Mesin
Pada bagian mesin, perhatikan
komponen metal duduk yang berada di kruk as. Komponen ini berada di dalam
mesin, jadi kamu harus jeli memperhatikannya. Salah satu gejala kerusakan
komponen ini yaitu ketika kamu menginjak pedal gas mesin, terdengar suara besi
bersautan di dalam mesin.
Kerusakan metal duduk bisa dipicu
karena kurang telatennya pemilik sebelumnya dalam memberi pelumas mesin. Bisa
juga disebabkan oleh pompa oli yang sudah aus.
Selain itu, kamu harus mengetahui
histori timing belt dan mengetahui kapan terakhir kali diganti. Karena kalau
timing belt telat diganti, efeknya bisa fatal. Salah satunya yaitu pelatuk klep
bisa patah, klep bisa bengkok, dan noken as bisa ikutan patah. Tentu saja jadi
masalah baru yang lumayan bikin pusing, kan? Timing belt diganti setidaknya 4
tahun sekali atau ketika sudah mencapai 35 ribu kilometer.
Selanjutkan perhatikan area
kelistrikan, lihat soket-soketnya masih berfungsi dengan baik dan tidak ada
sambungan tambahan.
Teliti Pada Bagian Interior
Utamakan Starlet yang masih
menggunakan interior original alias bawaan pabrik seperti pada bagian door trim
dan joknya. Karena akan menjadi masalah jika kamu membeli Toyota Starlet dengan
interior yang sudah di modifikasi sedemikian rupa sehingga kamu tidak tahu
kualitas dari part pada interior tersebut. Kalaupun kamu terpaksa membelinya
karena tahu betul kualitas part interiornya, itu bukanlah masalah.
Itulah hal-hal yang harus
diperhatikan sebelum membeli Toyota Starlet agar kamu tidak salah beli nantinya.
Sebagai informasi tambahan, Starlet pertama kali mengaspal di Indonesia pada
tahun 1985 dan disebut sebagai Starlet kotak. Sedangkan Starlet kapsul masuk di
era 1990-an, ya. Jangan sampai tertukar mengenai informasi ini.
Bagi kamu yang sedang mencari
Toyota Starlet atau mobil bekas lainnya, yuk cobain ikut lelang di IBID-Balai
Lelang Serasi (IBID) sekarang. Kamu tak perlu datang ke lokasi karena sistem
lelang IBID sudah online. Selain itu, sebentar lagi IBID akan merilis website
versi 2.0 dengan interface dan fitur yang jauh lebih baik lagi. Sehingga kamu
bisa jauh lebih menikmati bertransaksi di IBID. Untuk informasi lebih lanjut
kunjungi www.ibid.astra.co.id.




