
Ketahui 5 Kekurangan Toyota Camry XV40 Yang Sedang Nge-Hits Ini
Rilis pada tahun 2006,
Toyota Camry XV40 merupakan generasi keenam dari deretan Camy yang rilis di
luar Jepang. Mobil sedan versi upgrade dari XV30 ini dikenal sebagai Daihatsu
Altis di Jepang dan disebut Limo khusus untuk taksi di Indonesia.
Di pasar mobil bekas, Toyota
Camry seri V dengan kapasitas mesin 2.400 cc paling dicari oleh penikmat
otomotif. Hal itu disebabkan karena harga bekasnya sangat terjangkau, ditambah
lagi kesan mewahnya tetap terlihat.
Sebetulnya, Toyota Camry
XV40 dibagi menjadi 3 trim yaitu tipe G dan V yang menggunakan mesin 2.400 cc
serta tipe Q dengan kapasitas mesin 3.500 cc. Tahukah kamu, pada era Presiden SBY,
Camry XV40 digunakan sebagai mobil dinas menteri, lho.
Namun sebelum memutuskan
untuk membeli Toyota Camry XV40, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan
terlebih dulu, terutama masalah penyakit yang sering dicap sebagai kekurangan mobil
lawas ini. Apa saja?
Baca juga : Daihatsu
Ayla Facelift, Tampil Kekinian Demi Kaum Milenial
1. Dashboard Mudah Bergelombang
Jika terlalu sering terpapar
sinar matahari dan kurangnya perawatan, dashboard Toyota Camry XV40 mudah
bergelombang. Sebisa mungkin, cek kondisi dashboard saat sedang memeriksa Camry
incaranmu ini. Meski terkesan sepele, namun dashboard bergelombang tentu tidak
enak dipandang.
2. Kerusakan Tensionel Fan Belt
Tanda-tandanya sudah mulai
rusaknya Tensional Fan Belt yaitu terdengar suara 'krek-krek' di fan belt dan
pulley. Sebagai informasi tambahan, Tensionel Fan Belt atau Tensionel V Belt
adalah adalah pulley yang berperan penting dalam mendukung kinerja fan belt.
Fungsi utamanya adalah untuk menjaga ketegangan v belt atau fan belt yang
memutarkan alternator, kompresor AC, pompa air, dan pompa power steering mobimu.
Baca juga : Modifikasi
Toyota Corolla Altis, Pilih Tampil Elegan, Atau Sporty?
3. Masalah Engine Mounting
Engine Mounting berfungsi sebagai peredam getar mesin, tujuannya supaya getaran yang
dihasilkan mesin tidak dirasakan pengemudi dan penumpang di dalam kabin. Masalah
engine mounting ini biasa menimpa bagian engine sebelah kanan yang sudah getas.
Kamu juga bisa merasakan getaran tidak biasa di Dashboard bagian supir.
4. Suara Kasar saat Dihidupkan
Suara mesin kasar saat
dihidupkan merupakan pertanda kalau pengguna sebelumnya kurang telaten dalam
mengganti oli. Kondisi ini tentu harus jadi pertimbangan apakah Toyota Camry
XV40 itu layak untuk kamu beli atau tidak.
5. Sensor-sensor Mati
Masalah terakhir yang sering
ditemui pada Toyota Camry XV40 yaitu pada sensor-sensornya yang mulai mati
akibat termakan usia. Sensor-sensor itu meliputi sensor untuk VVT-I dan noken
as.
Baca juga : Toyota
Starlet Jadi Incaran, Cek Beberapa Hal Ini Dulu Sebelum Salah Beli
Itulah beberapa kekurangan
Toyota Camry XV40 yang harus jadi pertimbangan sebelum meminangnya. Nah bagi
kamu yang ingin mencari Toyota Camry atau Limo eks Taksi untuk menjadi mobil
sehari-harimu, yuk temukan di IBID-Balai Lelang Serasi (IBID).
Dengan mengikuti lelang,
kamu bisa mendapatkan Toyota Camry dengan harga yang relatif lebih terjangkau dan
kondisi yang transparan, lho. Karena di IBID, semua mobil bekas yang akan
dilelangkan selalu diinspeksi terlebih dulu oleh petugas Astra Car Valuation
(ACV).
Untuk mengikuti lelang di
IBID, kamu bisa melakukannya secara online baik di website, ataupun dengan
mengunduh aplikasinya di Google PlayStore ya. Selain itu, IBID juga punya kabar
gembira untuk para pengguna iPhone, karena saat ini aplikasi IBID sudah bisa
kamu download di AppStore, lho.
Tunggu apalagi, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau download
aplikasinya di Google
PlayStore dan Apple
Appstore sekarang!




