
5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Rugi!
Ekosistem kendaraan bermotor listrik di Indonesia saat ini terus berkembang terutama pada kendaraan roda dua. Ya, di Indonesia khususnya DKI Jakarta, sepeda motor listrik kian memenuhi jalanan ibu kota.
Melalui Merdeka.com, General Manager PLN UID Jakarta Raya Doddy Pangaribuan per Juli 2022 sudah ada 16.473 motor listrik yang telah mengaspal di Jakarta.
Memang, antusiasme terhadap motor listrik memang semakin besar apalagi semenjak isu kenaikan BBM menyeruak di berbagai lapisan masyarakat.
Meski begitu, di tengah ekosistem kendaraan listrik di Indonesia yang masih seumur jagung ditambah harga motor listrik yang masih mahal, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum membeli motor listrik.
Baca juga: 7 Motor Matic Paling Irit di Tahun 2022, Pilihan Tepat saat BBM Naik
1. Cek Kemampuan Jarak Tempuh dan Kecepatan sesuai Kebutuhan Berkendara
Berbeda dengan motor berbahan bakar bensin, motor listrik memiliki kemampuan jarak tempuh dan kecepatan yang terbatas tergantung kapasitas baterai.
Apabila kemampuan jarak tempuh motor bensin dihitung per liter, jarak tempuh motor listrik dihitung dari baterai posisi penuh ke posisi nol. Ditambah, lokasi SPKLU dan battery swap di Indonesia masih sangat terbatas. Sehingga kamu perlu memperhitungkan kemampuan jarak tempuh.
Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan kecepatan dan torsi maksimum yang dimiliki motor listrik. Saat itu kecepatan maksimum motor listrik di Indonesia belum ada yang bisa mencapai hingga di atas 100 Km/jam.
Untuk itu, pastikan kamu memilih motor listrik sesuai dengan kebutuhanmu. Untuk apa motor tersebut digunakan, apakah untuk kegiatan sehari-hari pulang-pergi kerja, rekreasi, touring, bagaimana kontur lintasan yang kamu lalui.
Untuk kebutuhan sehari-hari, kamu bisa memilih motor listrik dengan jarak tempuh yang rendah. Namun apabila kamu membutuhkan motor untuk kegiatan rekreasi atau touring kamu juga perlu mempertimbangkan kecepatan dan torsi maksimal yang tinggi.
2. Perhatikan Kapasitas Charging Motor Listrik dan Daya Rumah
Melalui Motorplus, EVP Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka menjelaskan bahwa daya minimum rumah apabila kamu ingin memiliki motor listrik adalah 900 VA atau 900 Watt.
Hal ini juga senada dengan apa yang dikatakan oleh Prasetyo Primandaru, PT WIKA Industri Manufaktur, pabrikan yang memproduksi GESITS. Menurutnya, setidaknya daya listrik rumah yang dibutuhkan agar mampu mengakomodasi pengecasan motor listrik adalah 900 Watt.
Baca juga: Daftar Lokasi Charging Station atau SPKLU di Jakarta, Bandung, dan Surabaya
Ia mencontohkan daya pengecasan yang dibutuhkan GESITS dalam kondisi normal adalah 350 wH dan kondisi fast charging adalah 450 wH. Sehingga jika diasumsikan, setidaknya rumah kamu harus memiliki daya sebesar 900 Watt. Itu pun dalam kondisi kamu tidak menyalakan peralatan elektronik lain.
Jadi, sebelum membeli motor listrik kamu harus memperhatikan kapasitas daya listrik rumah yang kamu miliki. Pastikan juga kamu perhatikan kapasitas charging motor. Berapa daya charging-nya dan berapa lama yang dibutuhkan.
Terlebih lagi, jika motor listrik memiliki fitur battery swap untuk mempermudah mobilitas kamu dalam mengendarai motor listrik.
3. Ketahui Tipikal Gaya Kemudi Motor Listrik
Gaya kemudi motor listrik tentu berbeda dengan motor yang berbahan bakar listrik. Gaya kemudi motor listrik memiliki respon tarikan yang lebih cepat dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Selain itu, untuk menghemat daya listrik, sebaiknya kamu memiliki gaya berkendara yang konstan dan pelan. Jadi sebisa mungkin untuk tidak melakukan kebut-rem secara mendadak.
Satu lagi yang harus kamu ketahui sebelum membeli motor listrik adalah suara mesin. Suara mesin motor listrik cukup senyap sehingga gaya berkendara motor listrik adalah defensive riding dengan selalu memberi sinyal baik berupa klakson maupun lampu.
4. Ketahui Kelengkapan Fitur
Kecanggihan motor listrik tidak hanya pada kata “listrik” saja. Untuk menambah nilai jual para pabrikan motor listrik saat ini juga berlomba-lomba menyematkan fitur pada unitnya.
Fitur-fiturnya pun mirip seperti apa yang ada di kendaraan roda empat. Misalnya saja fitur cruise control dimana mesin mampu menahan kecepatan pada posisi stabil sehingga bisa lebih hemat.
Bahkan beberapa pabrikan kendaraan listrik roda dua juga menyematkan advanced riding assist yang mirip-mirip seperti fitur pre-collision alert.
Baca juga: Motor Bergetar saat Ngerem, Ini Penyebabnya
Kamu juga bisa memilih motor listrik yang sudah terintegrasi dengan aplikasi bawaan pabrikan. Misalnya untuk mengetahui konsumsi listrik, hingga pelacak kendaraan untuk mengetahui posisi terkini motor kamu.
Namun terlepas dari fitur-fitur canggih tadi, ada beberapa fitur wajib yang setidaknya ada pada motor listrik yang akan kamu beli. Adapun fitur-fitur seperti overcurrent protection dan over discharge protection yang membantu kamu memutuskan aliran listrik secara otomatis apabila kamu lupa mencabut chargeran.
Fitur lainnya yang tidak kalah penting adalah jaminan perlindungan terhadap air dan panas serta tentunya adanya fitur battery swap.
5. Cari Produsen yang Memiliki After Sales yang Baik
Terakhir, pastikan kamu memilih pabrikan motor yang memiliki reputasi after sales yang baik dan tentunya memiliki kantor perwakilan di daerahmu untuk memudahkan segala pelayananan purna jual.
Selain itu, jangan lupa untuk menanyakan garansi atau proteksi apa saja yang diberikan selama memiliki motor listrik, berapa jangka waktunya, dan bagaimana proses klaimnya.
Itu lah dia beberapa tips sebelum membeli sepeda motor listrik. Saat ini banyak pilihan yang bisa kamu jadikan sebagai kendaraan listrik roda dua pertamamu. Mulai dari GESITS, Volta, Niu, Viar, Selis, hingga merek ternama seperti Mercedes-Benz.
Baca juga: Begini Cara Ikut Lelang Motor di IBID
Buat kamu yang ingin beralih dari motor konvensional ke motor listrik, sebaiknya jual motor lama mu dan jangan dibiarkan terparkir begitu saja di rumah.
Untuk itu, kamu bisa jual motor lama yang sudah tidak digunakan melalui titip lelang. Salah satunya di IBID - Balai Lelang Serasi.
IBID adalah perusahaan balai lelang otomotif dimana kamu bisa menjual mobil atau motor bekas sekaligus bisa membeli atau ikutan lelang kendaraan yang dijual tadi.
Keuntungan titip lelang di IBID adalah apabila motor bekas masih dalam kondisi bagus dan sedang banyak dicari, kamu bisa mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi. Selain itu, titip jual motor bekas di balai lelang juga bisa membuat motor kamu dijual lebih cepat.
Buat kamu yang tertarik untuk menitipkan motor bekas kamu di IBID, caranya mudah. Cukup daftarkan diri kamu di website atau aplikasi IBID yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.




