
6 Perawatan Mobil Bekas agar Tetap Gesit
Mobil bekas tentu saja berbeda dengan mobil baru. Ketika kamu memilih untuk membeli mobil bekas sebagai partner keseharianmu, maka ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan terutama dalam hal perawatan mobil. Karena bagaimanapun juga, kendaraan kesayanganmu itu pernah digunakan secara rutin oleh pengguna sebelumnya. Meski demikian, membeli mobil bekas selalu jadi opsi terbaik bagi kamu yang ingin mengirit budget namun menginginkan spesifikasi mobil yang mumpuni.
Sebenarnya melakukan perawatan mobil bekas tidaklah sulit. Bahkan, kamu bisa mengerjakannya sendiri di rumah tanpa harus ke bengkel. Satu yang terpenting adalah konsistensi dalam mengerjakannya. Tentu saja kamu pasti tidak menginginkan mobil kesayanganmu cepat rusak, kan? Lalu, bagaimana cara merawat mobil bekas agar tetap gesit di jalanan?
1. Buat Jadwal Pergantian Oli
Oli berfungsi sebagai pelumas agar gesekan antar komponen terasa empuk dan stabil. Kamu harus memastikan kondisi oli di mobil dalam keadaan baik. Untuk kamu yang menggunakan tipe oli dengan kandungan campuran mineral lebih sebaiknya rutin menggantinya setelah odometer mencapai 5.000 kilometer. Namun, jika kamu memakai oli kandungan sintentik penuh, kamu bisa menggantinya setelah odometer mencapai 10.000 kilometer. Lupa mengganti oli akan membuat dapur pacu mobilmu rusak lho.
2. Cek Air Radiator
Cek air radiator setiap pagi sebelum kamu menjalankan aktifitas di saat mesin mobil masih dingin. Kamu harus memastikan air di dalamnya terisi dengan penuh. Sebaiknya kamu menggunakan air radiator coolant untuk mengisinya. Khusus mobil Eropa, kamu harus mengeluarkan dahulu udara di dalam radiator tersebut, Jika dibiarkan, mobilmu bisa overheat atau kepanasan.
3. Membersihkan Karburator
Karburator merupakan komponen yang sangat penting bagi kendaraan, karena di sinilah bahan bakar dan angin bercampur sehingga pembakaran bisa terjadi dengan optimal. Lalai membersihkan karburator dapat mengakibatkan bensin menjadi boros, bahkan dapat merusak komponen mesin.
4. Memanaskan Mobil
Sebelum beraktifitas, sebaiknya kamu memanaskan mesin mobil terlebih dahulu setidaknya selama 15 menit. Hal ini berfungsi untuk melancarkan sirkulasi oli dalam mesin. Tapi, untuk mobil-mobil keluaran terbaru, memanaskan mobil tidak perlu setiap hari karena sudah dibekali teknologi fuel-injection sehingga ECU-nya mudah menyesuaikan suhu.
5. Perhatikan Timing Belt
Timing belt adalah sabuk karet kuat dan bergerigi yang berfungsi untuk memutar poros camshaft yang dihubungkan melalui sprocket camshaft dan sprocket crankshaft. Camshaft berfungsi untuk mengatur pembukaan katup masuk dan katup buang. Timing belt sebaiknya diganti setelah odometer mencapai 80.000 – 150.000 kilometer. Jika kamu membiarkan, maka lampu timing belt pada dashboard akan menyala, itu adalah tanda bahwa kamu harus segera menggantinya. Tanda-tanda timing belt sudah harus diganti adalah timbulnya retakan, kebocoran oli di sekitar camshaft, dan adanya bunyi di sekitar camshaft.
6. Cek Kondisi Ban
Ban adalah satu-satunya komponen yang langsung melakukan kontak dengan aspal sehingga kamu pun harus melakukan pengecekan secara rutin. Salah satunya yaitu mengecek keadaan gerigi ban jangan sampai dibiarkan aus karena bisa mempengaruhi dalam pengendalian dan pengereman mobil. Selain itu, perhatikan Tread Wear Indicator atau TWI pada ban, bentuknya segitiga dan berada di antara sela gerigi ban. Jika simbol TWI itu sudah mulai terkikis, tandanya kamu juga harus mengganti ban segera.
Itulah 6 hal yang harus kamu perhatikan dalam merawat mobil bekasmu agar tetap gesit di atas aspal. Dengan melakukan perawatan, kamu bisa menjamin performa kendaraan kesayanganmu tetap terjaga. Proses perawatan sendiri ini juga dapat meminimalisir mobilmu masuk bengkel, sehingga kamu tidak harus merogoh kocek yang lumayan untuk perbaikan.
Bagi kamu yang sedang mencari mobil bekas dengan harga kompetitif, yuk ikutan lelang di IBID-Balai Lelang Serasi (IBID) sekarang. Kamu tidak perlu capek-capek datang ke lokasi lelang karena IBID menyediakan fitur live auction sehingga kamu bisa nge-bid dari mana saja lewat website dan aplikasi. Selama social distancing untuk menekan penyebaran virus Corona, IBID memberikan banyak kemudahan untukmu dalam mengikuti proses lelang salah satunya kamu bisa melakukan pelunasan via online. Ingin tahu lebih lanjut? Kamu bisa membaca artikelnya "Social Distancing Diberlakukan, Ikut Lelang Dari Rumah Aja".




