• Objek Lelang
  • Jadwal Lelang
  • MAP
  • Seputar Lelang
    • Prosedur Lelang
    • Titip Lelang
    • Beli NPL
    • Live Auction
  • Tentang IBID
Loading...
Objek Lelang
Jadwal Lelang
MAP
Prosedur Lelang
Titip Lelang
Beli NPL
Live Auction
Tentang IBID
Loading...
Mitra DJKN - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Download
Download IBID di Google Play
Download IBID di App Store
Ikuti kami:
IBID
Tentang Kami
Hubungi Kami
Lokasi Balai Lelang
Prosedur Lelang
FAQ
Blog
Layanan
Cari Objek Lelang
Cari Jadwal Lelang
Beli NPL
Titip Lelang
Live Auction
MAP (Market Auction Price)
Customer Center
Jl. Raya Bogor Nomor 12, RT01/RW01, Pekayon, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13710
+62 812-8773-5544 (Whatsapp)
+62 851-7437-5544 (Telemarketing)
+62 851-8323-5544 (Telemarketing)
Senin - Jumat : 09.00 - 18.00 WIB
cs.ibid@ibid.astra.co.id
Sertifikasi
Sertifikasi ISO IBID
PT BALAI LELANG SERASI © 2019 all right reserved.
Pemberitahuan Privasi
|
Syarat & Ketentuan
  • Blog
  • Otomotif
  • 5 Tips Aman Berkendara Sepeda Motor saat Musim Hujan
5 Tips Aman Berkendara Sepeda Motor saat Musim Hujan

5 Tips Aman Berkendara Sepeda Motor saat Musim Hujan

08-11-2022
Otomotif

Bagaimana tips aman berkendara motor saat musim hujan? Tidak seperti mobil, sepeda motor sangat rentan mengalami kecelakaan ketika dikendarai saat musim hujan terutama saat banjir.

Selain bobot motor yang kecil, sepeda motor yang hanya memiliki dua roda pun membuat pengendara kesulitan untuk mengontrol keseimbangan ketika berada di genangan.

Nah, untuk mengantisipasi kecelakaan saat mengendarai sepeda motor, IBID - Balai Lelang Serasi punya beberapa tips aman berkendara motor saat musim hujan terutama banjir.


Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Diabaikan Pengendara Motor Matic

1. Pilih Jas Hujan Motor yang Sesuai saat Berkendara

Sudah jadi rahasia umum bahwa tidak semua jas hujan hujan bisa melindungi kamu dari guyuran air. Apalagi jika kamu berlama-lama di atas motor, air hujan tetap bisa masuk ke sela-sela lubang jas hujan yang ada di kerah, pergelangan tangan, atau di sela-sela kancing jas.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika memilih jas hujan motor, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Jangan pilih jas hujan berbentuk ponco karena sulit menahan hujan dengan intensitas berat. Selain itu jas hujan ponco juga bisa cukup membahayakan dirimu sendiri dan pengendara lain.

  • Perhatikan bagian resleting jas hujan, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Selain itu hindari jas hujan yang hanya menggunakan kancing, karena pada situasi hujan dengan intensitas berat, air akan mudah masuk melewati kancing.

  • Pilih jas hujan dengan pengunci di bagian lengan dan kaki sehingga air tidak mudah masuk ke dalam jas hujan.

  • Jangan gunakan pelindung sepatu. Lebih baik gunakan sandal atau sepatu boots. Pelindung atau plastik penutup sepatu biasanya licin yang membuat pijakan kaki bisa saja selip.

Selain poin di atas, bahan jas hujan juga perlu dipertimbangkan. Contoh, jas hujan berbahan nilon tidak bisa bertahan ketika diguyur air terlalu lama. Jas hujan berbahan plastik tidak tahan ketika intensitas hujan tinggi.

Selain itu beberapa bahan jas hujan memiliki ketebalan tertentu sehingga sulit kering atau sulit untuk dilipat dalam kondisi basah.


Baca juga: 7 Motor Matic Paling Irit di Tahun 2022, Pilihan Tepat saat BBM Naik


2. Periksa Tekanan dan Keausan Ban

Salah satu risiko berkendara motor saat musim hujan adalah bang mengalami slip sehingga pengendara sepeda motor bisa saja terjatuh. Tentu, hal ini cukup membahayakan.

Kondisi ban yang aus dan tekanan yang tidak ada pada level seharusnya, membuat kemungkinan ban menjadi slip semakin tinggi karena ban kehilangan daya traksinya.

Untuk itu, selama musim hujan, pastikan tekanan pada ban motor dalam kondisi baik. Selain itu jika ban dirasa sudah aus, pastikan juga kamu sudah menggantinya.

Sedikit informasi, cara melihat apakah ban motor sudah aus atau tidak adalah dengan melihat gambar segitiga kecil pada bagian badan ban dan juga bentuk strip di antara bunga ban.

Apabila ban sudah dalam kondisi aus, gambar segitiga yang ada di bagian sisi ban akan terhapus oleh sisi telapak ban. Sementara pada bentuk garis kecil di antara bunga ban akan semakin terlihat di atas permukaan ban.


3. Hati-hati Aquaplaning

Selain medan yang licin, aquaplaning jadi salah satu ancaman yang mungkin menghantui para pengendara motor.

Aquaplaning adalah kondisi dimana ban tidak menyentuh permukaan jalanan karena tertahan oleh lapisan genangan air yang membuat ban menjadi kehilangan traksinya.

Dengan kata lain, ketika mengalami aquaplaning, kendaraan cenderung sulit dikendalikan dan bisa menyebabkan pengendara terjatuh.

Penyebab utama aquaplaning terjadi ketika pengendara melakukan akselerasi tinggi di jalanan yang penuh genangan. Untuk menghindari peristiwa ini, ada beberapa hal yang harus perhatikan:

  • Jangan melakukan akselerasi serampangan. Kendarai sepeda motor dengan kecepatan rendah dan konstan.

  • Beri jarak antara kendaraan depan. Sehingga kamu tidak perlu melakukan pengereman tiba-tiba.

  • Gunakan pengereman yang dianjurkan salah satunya engine brake. Misalnya pada motor matic, gunakan kedua tuas rem sambil menurunkan putaran gas.


4. Pahami Rute yang Akan Dilalui

Belakangan, banyak pengendara motor yang terluka akibat terjatuh ke dalam selokan ketika banjir. Untuk menghindari ini, kamu perlu memahami rute yang kamu lalui.

Pastikan, kamu memahami dan hafal betul kondisi rute yang biasa kamu lalui. Dimana saja posisi lubang, retakan jalan, gundukan bekas tambalan jalan, hingga posisi selokan.

Namun, jika tidak hafal rute yang kamu lalui, sebaiknya kamu mengendarai motor di belakang mobil atau kendaraan lain. 

Hindari juga untuk mengendarai motor terlalu pinggir atau dekat dengan bahu jalan. Tetap posisikan dirimu berada di tengah-tengah jalan sambil melihat ke depan dan sesekali kondisi jalan yang tergenang.


Baca juga: Tips Aman Terobos Banjir Pakai Motor Matik


5. Periksa Pengereman

Ketika hujan, salah satu komponen yang mungkin terkena imbasnya adalah bagian cakram rem. Pada saat cakram rem basah, ketika melakukan pengereman akan sedikit terasa seperti sponge sehingga feel rem sering kali tidak terasa.

Feel rem yang tidak terasa ini sering kali membuat pengendara sepeda motor melakukan pengereman berlebihan yang menyebabkan ban menjadi slip.

Untuk mengembalikan feel pengereman menjadi normal ketika kamu sudah melewati daerah yang basah atau hujan sudah mulai berhenti, kamu bisa menekan rem depan dan rem belakang secara bersamaan dan tarik gas secara perlahan. Ketika dirasa rasa pengereman sudah kembali normal, kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan.

Perlu kamu perhatikan setelah kamu melewati jalanan yang berlumpur, terkena air hujan, dan genangan, pastikan juga kamu membersihkan atau mencuci sepeda motormu.

Cukup mencuci dengan air biasa tanpa perlu sabun untuk menghilangkan kerikil, kotoran, atau air hujan itu sendiri yang cenderung bisa merusak komponen mesin.


Baca juga: Tips Jual Motor Bekas, Cepat Laku Tanpa Perlu Banting Harga


Itu lah dia sedikit tips aman berkendara sepeda motor di saat musim hujan. Berkendara motor di musim hujan memang cukup menyebalkan. Bahkan, sering kali kamu memilih untuk menggunakan transportasi lain yang bisa melindungimu dari hujan.

Memasuki awal tahun, dari pada memarkirkan sepeda motormu saat musim hujan. Lebih baik jual motor kamu di balai lelang IBID untuk menambah bujet beli sepeda motor terbaru di awal tahun.

Melalui IBID, kamu bisa jual motor bekas kamu dengan kondisi apa adanya, tanpa penahanan surat, dan tentu kamu bisa mendapatkan harga yang lebih optimal berdasarkan banyaknya penawaran.

Apabila kamu tertarik menjual motor bekas kamu di IBID, caranya cukup daftarkan diri melalui website ibid.astra.co.id atau aplikasi IBID yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.

Tags
:
tips-otomotiftips-motortips-berkendaramusim-hujansepeda-motor
Share
:

Terpopuler

Lihat Semua
11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

Mau punya motor matic tapi gak boros bensin? Cek rekomendasi motor matic paling irit tahun 2026 dari balai lelang IBID berikut.
22-04-2026
Review
33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

Tertarik ikut lelang di IBID? Kenali dulu istilah lelang IBID yang lazim digunakan biar pengalaman lelang online lancar.
09-02-2026
Berita
Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026

Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026

Usai menang mobil bekas IBID, segera lakukan proses balik nama mobil. Cari tahu syarat dan biayanya di sini.
23-01-2025
Otomotif
IBID Perkenalkan Sistem Lelang Online Live Auction

IBID Perkenalkan Sistem Lelang Online Live Auction

IBID meluncurkan sistem lelang online Live Auction yang mudah digunakan dan bisa diakses melalui aplikasi lelang IBID.
04-05-2026
Berita

Terpopuler

Lihat Semua
11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

Mau punya motor matic tapi gak boros bensin? Cek rekomendasi motor matic paling irit tahun 2026 dari balai lelang IBID berikut.
22-04-2026
Review
33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

Tertarik ikut lelang di IBID? Kenali dulu istilah lelang IBID yang lazim digunakan biar pengalaman lelang online lancar.
09-02-2026
Berita
Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026

Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026

Usai menang mobil bekas IBID, segera lakukan proses balik nama mobil. Cari tahu syarat dan biayanya di sini.
23-01-2025
Otomotif
IBID Perkenalkan Sistem Lelang Online Live Auction

IBID Perkenalkan Sistem Lelang Online Live Auction

IBID meluncurkan sistem lelang online Live Auction yang mudah digunakan dan bisa diakses melalui aplikasi lelang IBID.
04-05-2026
Berita