
3 Potensi Kerusakan Mobil Terlalu Lama Dijemur
Saat ini Indonesia mulai memasuki masa transisi social
distancing menuju fase new normal, yaitu pola hidup baru yang dijalani di tengah pandemi virus Corona. Aktivitas work from home
membuat kendaraan menjadi sering menganggur, salah satunya seperti mobil yang
terparkir terus-menerus di garasi, atau bahkan di depan rumah.
Sebagai informasi yang wajib kamu ketahui, membiarkan mobil
terparkir di luar rumah bukanlah ide yang bagus. Mobil jadi terpapar sinar
matahari secara langsung sehingga membuat bodi mobil jadi panas. Ditambah lagi
jika tiba-tiba cuaca memburuk dan turun hujan. Jika terus dibiarkan, mobil
kesayanganmu akan mengalami kerusakan. Beberapa bagian mobil yang akan langsung
terdampak yaitu:
1. Bodi Luar Mobil jadi Kusam
Eksterior adalah bagian pertama yang langsung bersinggungan
dengan matahari. Jika diparkir terlalu lama di luar rumah, cat pada bodi mobil akan terlihat
kusam. Belum lagi bila mobil itu kehujanan tiba-tiba saat terparkir, jika
dibiarkan akan timbul bercak air pada kaca mobil.
2. Karet Wiper Mengeras
Selain bagian bodi, karet wiper pun akan mengalami
kerusakan. Elastisitasnya akan menurun hingga lama-lama menjadi keras. Hal ini
terjadi karena adanya sentuhan langsung antara karet dengan kaca yang memiliki
sifat pengantar panas dengan karet wiper. Wiper jadi tak bisa bekerja dengan
semestinya ketika mobil sedang digunakan saat menerjang hujan di jalanan.
3. Interior Mobil Rusak
Selanjutnya, efek terlalu lama dijemur pun akan berimbas
pada bagian interior mobil terutama pada soft touch. Bayangkan jika bagian
dalam mobil yang berbahan kulit sintetis seperti kulit pada pintu dalam jadi
pecah-pecah? Tentu jadi tidak menarik lagi, bukan?
Menurut Anjar Rosjadi, Technical Service Division Head PT
Astra Daihatsu Motor (ADM) yang diwawancarai oleh Kompas, hal pertama yang
harus dilakukan ketika masuk ke dalam mobil yang sudah terlalu lama terparkir
di tempat panas adalah dengan membuka kaca jendela agar perputaran sirkulasi
udara segera bekerja. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan AC saja.
"Supaya udara panas terbuang dan segera digantikan
dengan udara dingin yang diembuskan AC, serta meringankan kerja AC untuk
mendinginkan kabin mobil. Hindari langsung menghidupkan AC dengan kekuatan
kipas maksimal," ujar Anjar.
Solusi bagi kamu yang terpaksa harus memarkir mobil di luar
rumah adalah dengan menggunakan cover khusus mobil atau sengaja menyewa tempat
parkir yang memiliki atap. Kamu juga bisa melapisi kaca dengan kaca film yang
mampu mengurangi efek sinar ultraviolet ke dalam kabin. Nah, lebih baik menjaga
kesehatan mobil daripada ribet belakangan, kan?
Itulah beberapa risiko yang dapat terjadi jika kita menjemur
mobil terlalu lama diluar rumah selama pandemik ini. Mobil yang memiliki
tampilan kurang bagus pun akan terlihat tidak menarik ketika dipakai lho. Nah,
bagi kamu yang saat ini sedang mencari mobil bekas dengan kualitas yang
terjamin serta harga yang terjangkau, sudah saatnya kamu ikutan lelang di
IBID-Balai Lelang Serasi (IBID).
Dengan mengikuti lelang di IBID, kamu bisa memperoleh kendaraan dengan kondisi terjamin dan transparan. Karena seluruh kesehatan mobil akan dijabarkan secara gamblang di tiap-tiap daftar kendaraan baik pada website dan aplikasi. Setiap mobil di IBID akan dibagi ke dalam kelas-kelas kondisi kendaraan sehingga kamu bisa menyesuaikan dengan budget.
Baca juga : Cara Mengetahui Grade Pada Mobil Bekas di IBID lewat Astra Car Valuation
Selma pandemi, kamu pun tak perlu memaksakan diri datang ke lokasi lelang, karena cuma di IBID semua proses lelang sudah bisa dilaksanakan
secara online mulai dari pendaftaran, pembelian NPL, ikut lelang, hingga pembayaran pelunasan. Penasaran
dengan info lebih lanjut, buka http://blog.ibid.astra.co.id
atau download aplikasinya di Google Play
Store.




