
Pilih Mana, Ban Mobil dengan Nitrogen atau Angin Biasa?
Ban merupakan salah satu komponen terpenting kendaraan baik
motor maupun mobil. Karena bagaimanapun, ban jadi bagian yang paling pertama
menyentuh aspal. Kondisi ban sangat berpengaruh terhadap keamanan kamu dalam
menyetir. Ban gundul atau kurang angin saja, akan mengurangi kenyamanan.
Jangan sampai kamu menyetir mobil atau motor kamu dengan
tekanan angin yang kurang karena akan Bicara soal ban mobil, ada dua kebiasaan
pengendara dalam mengisi angin ke ban, yaitu dengan angin biasa dan nitrogen.
Sebetulnya mana yang lebih baik?
Mengisi Ban dengan Angin Biasa
Mengisi ban dengan angin biasa memiliki kekurangan yang
harus dipertimbangkan. Meskipun jauh lebih murah dan bisa dilakukan sendiri,
namun angin biasa dapat memuai dan menyusut mengikuti suhu udara. Jika dalam
kondisi panas, udara biasa dapat memuai. Sedangkan, jika kondisi dingin maka
suhu udara akan menyusut. Karena sering mengalami proses memuai dan menyusut
itu, angin biasa juga cenderung lebih cepat habis.
Mengisi Ban dengan Nitrogen
Mengisi ban dengan nitrogen memang lebih disarankan baik
untuk mobil ataupun motor. Hal ini bukan tanpa alasan, nitrogen jauh lebih
stabil dibandingkan angin biasa karena tekanannya jauh lebih stabil. Hal ini
disebabkan oleh molekul nitrogen jauh lebih besar daripada angin biasa. Jika
terkena panas, nitrogen juga tidak memuai, begitu juga jika menemui suhu dingin.
Baca juga : 5
Tanda Ban Mobil Sudah Waktunya Ganti
Nitrogen juga tidak cepat habis seperti angin biasa. Hal ini
masih disebabkan oleh molekulnya yang besar menghambat nitrogen untuk keluar
dari pori-pori ban. Dengan menggunakan nitrogen, ban tidak mudah mengeras dan
rusak.
Itulah perbedaan antara kualitas angin biasa dan nitrogen.
Sebaiknya gunakanlah nitrogen untuk menjaga kualitas dan keamanan ban
kendaraanmu. Ini berlaku untuk mobil dan motor, ya. Meskipun bobot motor lebih
ringan daripada mobil, bukan berati mengisi angin biasa akan jauh lebih aman.
Hindari juga menggunakan kombinasi antara angin biasa dan
nitrogen. Masa jenis kedua gas tersebut berbeda, hal ini dapat mengakibatkan
ketidakstabilan udara di dalam ban. Suhu ban jadi cepat panas. Efek terburuk,
ban bisa meledak akibat perbedaan tekanan antara angin dan nitrogen yang
bentrok tersebut.
Ngomong-ngomong soal kendaraan, tahukah kamu kalau kini kamu
bisa mendapatkan mobil bekas dan motor bekas di lelang IBID-Balai Lelang Serasi
(IBID) dengan harga yang lebih terjangkau? Sudah sejak 2007, IBID melelang beragam
mobil dan motor bekas dari berbagai merek, tipe, dan tahun. Masalah kualitas,
kamu tak perlu khawatir. Karena setiap objek lelang yang masuk ke IBID pasti
akan diinspeksi terlebih dulu kondisinya, yang kemudian akan ditulis secara
transparan di detail objek.
Mobil yang akan mengikuti lelang pasti akan diperiksa
terlebih dulu oleh inspector dari Astra Car Valuation (ACV). Bagian yang dicek
meliputi eksterior, interior, mesin, dan rangka. Seluruh hasil laporan ACV
tersedia di setiap detail mobil, berbentuk PDF, dan bisa kamu unduh.
Ditambah lagi, lelang di IBID prosesnya mudah sekali. Karena
kamu bisa mengikutinya secara online dari mana saja. Terdapat dua metode lelang
di IBID yaitu Live Auction (secara real-time/langsung) dan Timed Auction
(lelang berjangka dengan rentangan waktu tertentu yang eksklusif
diselenggarakan pada aplikasi IBID). Bagaimana? Tertarik untuk mengikuti lelang
mobil di IBID?
Oh ya, ada kabar gembira bagi kamu pengguna iOS atau iPhone,
sekarang kamu sudah bisa menikmati Timed Auction di aplikasi, lho. Jadi seluruh
tipe lelang di IBID seperti Live Auction dan Timed Auction sudah support di
smartphone-mu. Kamu jadi bisa ikutan lelang dari mana saja.
Unduh aplikasi IBID di Google
PlayStore, IOS
AppStore dan Huawei
AppGallery. Untuk info lebih lanjut kunjungi www.ibid.astra.co.id. Follow juga akun
media sosial resmi kami:
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID-BalaiLelang Serasi
Youtube : IBID-Balai
Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




