
Harus Tahu, Ini Penyebab Rem Mobil Bunyi Krek
Saat mobil memasuki kilometer 60.000-an, ibiders perlu mewaspadai kondisi rem. Masalah yang sering dikeluhkan yakni rem mobil bunyi krek krek ketika pedalnya diinjak.
Selain kampas rem, penyebab rem mobil berdecit bisa jadi masalah pada komponen di bawah ini.
Penyebab rem mobil bunyi

Langsung saja, cek deretan penyebab rem mobil bunyi dari yang sepele hingga paling parah di bawah ini.
1. Rem cakram kotor
Penyebab rem mobil berdecit selanjutnya yakni banyaknya debu dan kotoran di antara kampas rem dan cakram rem. Kondisi biasa terjadi setelah mobil dicuci atau melewati genangan air.
2. Kampas rem menipis
Rem mobil bunyi juga dipicu kampas rem yang sudah menipis sehingga terjadi gesekan berlebihan ke piringan rem.
Selain itu, kondisi ini bisa jadi ditengarai material kampas yang buruk sehingga rem tetap berbunyi meski kampas masih tebal. Jadi, pilih kampas sesuai spek pabrikan biar aman.
3. Rem cakram aus
Ketika melalui jalan kurang mulus, rem cakram aus bisa menyebabkan bunyi mengganggu mirip besi beradu.
Dicek lebih jauh, keausan biasa terjadi di kaliper pin yang merupakan jalur bergeraknya kaliper. Di dalam kaliper pin terdapat karet peredam yang tugasnya meredam bunyi.
Ketika mobil direm, kaliper pin beserta karet peredamnya yang menipis mendapat tekanan sehingga oblak dan mengeluarkan bunyi. Semakin aus komponen ini, semakin kencang bunyi yang dikeluarkan.
4. Piston kaliper macet
Piston kaliper yang macet jadi penyebab terparah rem mobil bunyi. Alhasil, kampas rem terus menjepit piringan cakram sehingga kampas dan cakram cepat habis.
Disebut paling parah karena perlu dilakukan bongkar kaliper rem dan ganti kampas agar pengereman kembali pakem sehingga cukup merogoh kocek.
Cara jual mobil bekas di IBID

Setelah servis mobil, tak ada salahnya jual mobil di balai lelang IBID. Meski kondisi mobil apa adanya, kamu bisa mendapatkan harga jual kompetitif, lho.
Bahkan, kamu bisa menjual lebih dari satu mobil dalam sekali titip jual. Menariknya lagi, pencairan dana hanya memakan waktu maksimal H+2 hari kerja pelunasan.
Tertarik mencoba? Yuk, ikuti panduan jual mobil secara online di balai lelang IBID berikut ini.
1. Masuk akun IBID atau lakukan registrasi.
2. Isi formulir titip jual otomotif.
3. Pilih cabang IBID terdekat dan jadwal inspeksi yang diinginkan.
4. Tim IBID akan segera menghubungi untuk konfirmasi objek lelang dan jadwal inspeksi dalam waktu 2x24 jam (hari kerja).
5. Tim IBID akan memberikan rekomendasi harga dasar berdasarkan hasil inspeksi.
6. Setelah itu, isi form perjanjian kerja sama untuk kesepakatan antara penitip dan pihak IBID.
7. Pilih jadwal lelang mobil yang diinginkan. Kamu bisa memantau jalannya lelang secara langsung melalui situs web/aplikasi IBID.
8. Antar dan titipkan unit yang hendak dilelang ke cabang IBID.
9. Tim IBID akan melakukan konfirmasi pembayaran jika objek lelang yang dititipkan terjual.
10. Proses pencairan dana ke akun rekening terdaftar akan dilakukan 2 hari kerja setelah pelunasan objek lelang.
11. Objek lelang yang terjual akan dikenai biaya penitipan sebesar 2,5 persen dari harga terbentuk.

IBID sudah dipercaya sebagai tempat jual beli mobil bekas asal kepemilikan pribadi, perusahaan transportasi, perbankan, hingga keuangan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang





