
7 Penyebab Utama Rem Mobil Blong dan Cara Mencegahnya!
Kasus rem blong sepertinya tidak akan pernah berhenti jadi penyebab banyaknya kasus-kasus kecelakaan di Indonesia. Terbaru misalnya, kasus rem blong yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali.
Banyaknya kasus rem blong di Indonesia menandakan bahwa masih banyak orang yang mengabaikan pentingnya rem sebagai salah satu komponen penting pada mobil.
Sebenarnya, apa penyebab utama rem blong yang sering kali menimpa para pengendara mobil dan bagaimana cara mencegahnya? IBID punya ulasan lengkapnya lewat artikel ini!
Berbagai Macam Penyebab Rem Blong
Ada beberapa penyebab kenapa rem mobil kamu tidak berfungsi atau blong, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Kelalaian Pengemudi
Kelalaian pemilik kendaraan sejatinya jadi penyebab paling umum mobil mengalami rem blong.
Sama seperti bagian lain pada mobil, komponen rem memiliki rentan usia yang terbatas apalagi komponen satu ini memiliki risiko keausan paling tinggi dibanding komponen lain.
Selain mengabaikan perawatan, pola mengemudi pemilik mobil yang serampangan juga bisa membuat komponen rem juga rusak.
2. Kampas Rem atau Kaliper Overheat
Sering menginjak pedal rem atau memaksa menggunakan rem pada kondisi tertentu menyebabkan potensi adanya rem blong.
Semakin kamu menginjak pedal rem atau memaksa kinerja rem secara berlebih, membuat gaya gesek yang menyebabkan overheat pada bantalan rem atau kaliper. Pada akhirnya, bantalan rem atau kaliper yang panas membuat pengereman menjadi tidak optimal.
3. Disk Rotor Rusak bisa Sebabkan Rem Blong
Disk atau cakram rotom yang rusak pada roda akibat mampu mengurangi usia pakai kaliper dan membuat pengereman jadi lebih sulit.
Indikasi disk rotor yang rusak adalah memiliki permukaan yang bergelombang, adanya guratan di permukaan dan adanya stain atau noda korosif pada disk rotor.
4. Pelumas Hidrolik atau Minyak Rem Bocor
Minyak rem yang bocor bisa menyebabkan pengereman menjadi blong. Pertama, tentu bocornya minyak rem akan mengurangi suplai pelumasan pada kampas rem.
Kedua, memungkinkan udara masuk ke dalam sistem pengereman yang menimbulkan uap air yang berasal dari proses oksidasi.
Apabila uap air mengendap di dalam sistem pengereman, lama-kelamaan uap air tadi membuat minyak rem menjadi panas. Akibatnya tekanan pelumas hidrolik atau minyak rem mengalami penurunan fungsi.
5. Selang Minyak Rem Tersumbat
Selain mengalami kebocoran, selang minyak rem juga bisa tersumbat lho. Apabila tersumbat, distribusi minyak rem ke sistem pengereman bisa terhambat dan mengganggu kinerja rem.
6. Pernah Terendam Banjir atau Lumpur
penyebab lainnya kenapa rem mobil kamu bisa berpotensi blong adalah adanya cairan “asing” yang masuk ke dalam sistem pengereman. Apalagi jika mobil kamu pernah melintasi kubangan air, lumpur, bahkan melewati banjir.
Setelah melewati kubangan atau terendam banjir, pastikan kamu memeriksa sistem pengereman kamu dan membersihkannya.
7. Membawa Muatan Berlebih
Banyak kasus rem blong terjadi pada mobil minivan, bus, pick up, dan truk. Jika dilihat kembali, apa yang menyebabkan ketiga jenis mobil ini selalu mengalami rem blong? Jawabannya adalah ODOL (Over Dimension Over Loading) atau kelebihan muatan.
Biasanya, semakin berat beban mobil, semakin berat juga kerja pada sistem kendaraan yang membuat potensi rem blong menjadi semakin besar.
Cara Mencegah dan Mengatasi Rem Blong
Ada beberapa cara untuk mencegah rem mobil kamu blong, di antaranya sebagai berikut.
Periksa komponen sistem pengereman secara rutin
Tentu hal paling utama untuk mencegah sistem pengereman blong adalah dengan memeriksa dan mengganti komponen sistem pengereman secara rutin. Mulai dari disk rotor, seal master rem, selang rem, kampas rem atau kaliper rem.
Selain menggantinya secara rutin, kamu juga wajib memeriksa komponen rem ketika sehabis melewati rute-rute ekstrim seperti lumpur, kubangan air, atau jalanan berbatu.
Pilih minyak rem yang sesuai dengan standar mobil
Minyak rem memiliki banyak jenis sesuai dengan kandungan aditif di dalamnya. Jika salah memilih, bukannya mengoptimalkan kinerja rem, malah membuat rem mobil jadi blong.
Selain itu, setiap mobil juga memiliki standar DOT (Department of Transportation) berbeda-beda. Mulai dari DOT3, DOT4, dan DOT5 yang dimana masing-masing mobil memiliki standarnya tersendiri.
Terus pompa rem
Jika kamu merasa kinerja rem tidak bekerja secara optimal, langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah terus memompa rem hingga kinerja rem kembali optimal sekalipun mobil sudah dalam kondisi Anti-locking Brake System (ABS) atau Traction Control System.
Cara ini sebenarnya cukup berisiko karena bisa membuat kampas rem menjadi overheat, namun dalam kondisi darurat, sah-sah saja jika kamu melakukan pompa rem secara terus-menerus.
Gunakan teknik engine brake
Cara kedua adalah dengan mengoptimasi pengereman dengan engine brake. Caranya kamu bisa menurunkan gas secara konstan dan perlahan hingga putaran mesin berkurang sekaligus menurunkan transmisi secara bertahap.
Untuk penjelasan cara engine brake, kamu bisa simak artikel berikut ini: Cara Menggunakan Engine Brake
Andalkan rem tangan
Jika kondisi berada dalam kondisi darurat dan rem terlanjur sudah mengalami blong, kamu bisa mengandalkan rem tangan.
Namun perlu diingat, lakukan pengereman tangan secara perlahan dengan cara menarik rem tangan secara berhati-hati hingga kamu bisa merasakan gigitan rem pada bagian kaliper roda.
Jika sudah terasa ada gigitan, jangan lepaskan rem tangan hingga laju mobil semakin melambat.
Nyalakan lampu hazard dan klakson
Ketika situasi rem blong sudah terjadi, kamu wajib menyalakan lampu peringatan atau hazard serta membunyikan klakson.
Hal ini dilakukan untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain agar mereka tahu bahwa saat ini kamu sedang mengalami rem blong.
Jangan panik
Akibat panik karena rem blong, pengemudi biasanya melakukan beberapa hal ceroboh yaitu mematikan mesin dan menginjak pedal gas. Padahal kedua tindakan tersebut sangat berbahaya dan bahkan bisa memperburuk situasi.
Pastikan kamu tetap fokus dengan laju di depan dan juga berpikir bagaimana kamu bisa mengoptimalkan pengereman.
Situasi rem blong memang cukup membahayakan apalagi jika kamu berada di rute yang ekstrim. Namun satu hal yang pasti, sebelum mengendarai mobil, pastikan seluruh komponen mobil bekerja dengan baik terutama pada komponen pengereman.
Namun jika situasi sistem pengereman pada mobil sudah tidak tertolong, mau-tidak-mau kamu harus mengganti unit mobilmu saat ini.

Ada berbagai cara untuk mendapatkan mobil terbaik dengan harga murah salah satunya dengan ikut lelang mobil di IBID.
Nah, kamu bisa ikut lelang dengan mudah hanya dengan men-download aplikasi IBID secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store tanpa perlu mendatangi pool.




