
Penyebab Aki Basah Gendut, Cek sebelum Beli Motor Bekas
Bagi ibiders yang berencana beli motor bekas lawas, kudu periksa kondisi akinya. Jangan sampai aki basah ternyata sudah gembung atau gendut.
Sebagai informasi, aki basah banyak dipasang di motor keluaran lama sebagai aki bawaan pabrik. Berbeda dengan aki kering, aki basah perlu rutin dicek ketinggian airnya supaya fungsinya aman.
Selain usia pakai, faktor di bawah ini bisa bikin aki basah gendut. Yuk, cari tahu lebih lanjut.
1. Overcharge
Isi ulang daya aki dilakukan saat tegangan masih ada 25 persen atau 12,4 V ke atas. Nah, waktu charge berdampak pada kondisi aki.
Aki 3–6 Ah yang dicas dengan charger 0,7 Ampere biasanya butuh waktu 6 jam untuk terisi penuh. Jika melebihi, khawatirnya sel-sel di dalam aki terputus sehingga aki berakhir gembung.
2. Panas mesin
Jika aki basah sering terpapar panas, cepat atau lambat airnya akan berkurang dan berakhir gembung. Hal ini juga bisa dialami motor modifikasi yang mengubah dudukan aki.
Jadi, pilih motor bekas yang tempat akinya jauh dari mesin untuk menghindari masalah ini. Alternatif lain, gunakan aluminium foil untuk melapisi boks aki.
3. Aki tersumbat
Di dalam aki terdapat lubang katup yang fungsinya membuang panas. Saat ada tekanan berlebih, katup otomatis terbuka atau tertutup.
Jika lubang ini tersumbat, panas dari reaksi pertemuan plat dan air aki akan terperangkap. Imbasnya, aki jadi gendut karena katup tidak bisa membuka. Solusinya yakni ganti dengan ganti aki baru.
Beli motor bekas harus cermat. Jangan sampai salah pilih motor yang akinya gendut.
Biar aman, ikuti lelang motor bekas di IBID. Motor sudah diinspeksi, aman di kantong, dan bisa langsung dikendarai.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store.
Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang





