
Ini Besaran Daya untuk Cas Mobil Listrik
Mobil listrik sebetulnya
sudah ada sejak pertengahan abad ke-19. Kehadirannya memberikan angin segar
karena mobil listrik memberikan kenyamanan dalam pengoperasian yang cukup mudah.
Namun seiring zaman pamornya tenggelam karena makin meningkatnya teknologi yang
dimiliki mobil berbahan bakar minyak. Ditambah lagi, mobil listrik memiliki
harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan mobil biasa.
Waktu pun bergulir, di era tahun 2000-an mobil listrik kembali dilirik.
Di California, Tesla Motors memulai pengembangan Tesla Roadster pada tahun 2004.
Mobil listrik ini kemudian diluncurkan ke publik pada tahun 2008. Sampai bulan
Januari 2011, Tesla telah berhasil menjual 1.500 unit Roadster ke 31 negara.
Sedangkan di Jepang, Mitsubishi pun turut andil dalam pengembangan mobil
listrik Mitsubisi i MiEV pada 2009 yang kemudian ekspansi ke Hong Kong dan
Australia.
Setahun setelahnya, Nissan Leaf kemudian dipasarkan di Jepang dan
Amerika. Makin ke sini keberadaan mobil listrik memiliki banyak peminat. Namun,
setiap teknologi tentu memiliki plus minus yang harus kamu pertimbangkan dulu
sebelum menggunakannya, termasuk mobil listrik. Salah satu hal yang perlu kamu
pertimbangkan adalah besaran daya yang diperlukan untuk mengecasnya.
Tempat Mengecas Mobil Listrik
Selain mengisi di charging station, kamu pun bisa mengisi daya mobil
listrik ini di rumah. Dan jika kamu ingin mengisi daya mobil listrik di rumah,
kamu harus memperhatikan besaran daya yang harus dibutuhkan. Kamu membutuhkan
daya sebesar 11.000 watt di rumah. Itu pun minimal, belum lagi kamu masih
menggunakan listrik untuk pemakaian lain.
Sebetulnya pihak PLN sudah menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan kamu
dalam mengisi daya mobil listrikmu. Selanjutnya yang harus kamu pertimbangkan
adalah besaran biaya jika menggunakan mobil listrik dibandingkan dengan mobil
konvensional.
Baca juga : Inilah
Perbedaan Mobil Listrik dan Hybrid
Perbandingan Konsumsi Daya Mobil Listrik Dengan Mobil Konvensional
Mobil bensin menghabiskan 1 liter bensin setiap 10 km. Apabila
menggunakan Pertamax seharga kurang lebih Rp9.000 per liter, maka untuk jarak
tempuh 100 km membutuhkan biaya energi sebesar Rp90.000. Sedangkan, mobil listrik
idealnya mampu menempuh jarak 100 km dengan daya sebesar 20 kWh. Apabila tarif
listrik non subsidi sekitar Rp1.600 per kWh, maka mobil listrik hanya
membutuhkan biaya energi sekitar Rp32.000 untuk jarak tempuh 100 km.
Meski menguntungkan, namun saat ini mobil listrik belom banyak beredar
di pasaran. Ditambah lagi masih banyak orang yang nyaman dengan mobil
konvensional. Nah, kalau kamu sendiri lebih pilih mobil listrik atau mobil
berbahan bakar bensin?
Daripada bingung, mending cek aja stok mobil bekas di IBID-Balai Lelang
Serasi (IBID). Karena ada banyak pilihan merek, tipe, dan tahun yang bisa jadi
opsi terbaik untuk mengganti mobilmu saat ini. Masalah harga dan kualitas, kamu
bisa berbahagia karena IBID mematok harga dasar lelang berdasarkan kualitas
mobil setelah melewati proses inspeksi Astra Car Valuation (ACV).
Ingin melihat-lihat deretan mobil bekas yang di lelang di IBID? Yuk
kunjungi www.ibid.astra.co.id, Download
juga aplikasi IBID di Google PlayStore
maupun Apple
App Store sekarang!




