
Pasca Mudik, Kenali Ciri Mobil Wajib Spooring dan Balancing
Tidak bisa dipungkiri, perjalanan jauh menggunakan mobil akan berdampak langsung dengan terutama pada keseimbangan kaki-kaki mobil. Jika sudah begitu, spooring dan balancing adalah solusinya.
Meski begitu, tidak semua mobil yang baru saja menempuh jarak jauh wajib masuk spooring dan balancing. Ada ciri yang bisa kamu kenali sebelum melakukannya.
Melalui artikel ini, IBID - Balai Lelang Serasi menjelaskan ciri-ciri mobil wajib spooring dan balancing.
Sekilas Tentang Spooring dan Balancing
Spooring dan balancing adalah dua treatment yang berbeda. Meski begitu, keduanya tidak bisa dipisahkan.
Spooring atau orang-orang juga menyebutnya alignment adalah proses penyetelan kembali sudut-sudut roda.
Seperti yang kamu tahu, setiap mobil memiliki sudut roda yang berbeda-beda tergantung pabrikan.
Sudut roda pun terdiri dari camber (kemiringan ban jika dilihat dari depan), toe (kemiringan ban jika dilihat dari atas), dan caster (sudut penempatan roda).
Sementara, balancing adalah proses penyetelan kembali distribusi berat masing-masing roda. Sehingga ketika dijalankan, masing-masing roda dapat berputar secara seimbang.
Baca juga: Sistem Suspensi Mobil jadi Keras? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
Ciri-ciri Mobil Wajib Spooring dan Balancing
Utamanya, proses balancing dilakukan setiap 10.000-20.000 Km. Sementara proses spooring dilakukan jika ciri-ciri penyakitnya muncul.
Namun, ketika mobil dibawa ke medan berat, perjalanan jauh, atau sering membawa beban banyak, kamu wajib melakukan spooring atau balancing lebih awal.
Oleh karena itu, jika ciri ini muncul sebaiknya bawa mobil kamu ke bengkel agar performa mobil jauh lebih nyaman saat dikendarai.
1. Getaran pada Setir dan Mobil secara Keseluruhan
Ciri-ciri pertama adalah setir atau bagian mobil lainnya mengalami getaran. Umumnya getaran terjadi pada kecepatan 60-80 Km/jam.
Meski tidak melulu karena faktor keseimbangan kaki-kaki, jika hal tersebut terjadi kamu wajib cek bagian kaki-kaki. Apalagi jika getaran yang dialami semakin parah seiring bertambahnya kecepatan.
2. Keausan Ban Mulai Tidak Rata
Ciri-ciri mobil wajib spooring dan balancing juga bisa kamu lihat pada tingkat keausan ban. Kaki-kaki yang sudah tidak seimbang membuat keausan ban tidak merata.
Misal, ban depan kiri hanya aus di bagian sisi roda namun ban depan kanan aus secara keseluruhan. Untuk melihatnya, kamu bisa mengecek melalui Tread Wear Indicator (TWI) yang ada pada ban.
Baca juga: Ini Arti Angka dan Kode Ban Mobil yang Perlu Kamu Tahu
3. Ban Berbelok Sendiri Tanpa Dikontrol
Ketika setir dilepas dan didiamkan kemudian gas ditekan namun ban berbelok sendiri, tandanya mobil kamu sudah harus masuk spooring.
Bahkan ketika setir dibelokkan, maka posisi setir tidak kembali ke posisi semula secara sempurna, itu bisa jadi pertanda kaki-kaki mobil kamu wajib dilakukan alignment ulang.
4. Bunyi Decit atau Dengung pada Bagian Kaki Mobil
Ketika dikendarai, muncul bunyi dengung yang terdengar berasal dari bagian kaki mobil. Bunyi ini muncul disertai dengan getaran ketika mobil sedang dikendarai.
5. Setir Terasa Berat atau Mengarah ke Arah Tertentu
Gejala lainnya ketika mobil wajib spooring dan balancing adalah setir terasa berat dan cenderung menarik ke arah tertentu meski setir sudah dalam kontrol kemudi.
Baca juga: Inilah 5 Komponen yang Pengaruhi Kerusakan pada Kaki-kaki Mobil
Kenapa Mobil Wajib Spooring dan Balancing?
Ada beberapa keuntungan ketika mobil kamu masuk spooring dan balancing yaitu sebagai berikut.
Mengurangi risiko kecelakaan ketika mobil melaju, karena kontrol kemudi yang lebih baik
Memberikan kenyamanan baik bagi pengemudi maupun penumpang saat berkendara
Mengefisiensikan bahan bakar. kaki-kaki mobil yang tidak seimbang bisa menambah bobot mobil yang mengakibatkan mobil cenderung lebih boros
Memperpanjang usia ban mobil dan komponen kaki-kaki lainnya
Jadi itu lah dia ciri-ciri mobil wajib di-spooring dan balancing. Selain pasca menempuh perjalanan jauh seperti mudik, aktivitas penyetelan kaki-kaki ini wajib kamu pertimbangan setelah membeli mobil bekas.
Berbicara mobil bekas, tahukah kamu bahwa saat ini ada alternatif lain untuk mendapatkan mobil bekas? Ya, balai lelang. Selain melalui marketplace atau dealer, membeli mobil bekas di balai lelang bisa jadi alternatif terbaik.
Berbeda dengan dealer, di balai lelang kamu bisa membeli mobil bekas dengan kondisi apa adanya dan sudah memiliki laporan inspeksi. Sehingga meski dijual apa adanya, kamu tetap bisa memilih mobil bekas sesuai dengan kondisi yang kamu inginkan.
Baca juga: 10 Lokasi Alamat Cabang Pool Balai Lelang IBID di Indonesia
Bukan hanya itu, di balai lelang kamu juga tidak perlu takut mobil incaranmu laku terjual. Hal ini karena proses penjualan di balai lelang terjadwal dengan mekanisme tawar saling atas-mengatasi.
Dengan kata lain, semakin besar tawaranmu dan tidak ada lagi yang menawar, besar kemungkinan kamu bisa mendapatkan mobil bekas tersebut.
Kamu bisa menemukan berbagai mobil bekas di IBID - Balai Lelang Serasi. Cara mengikuti lelang di IBID cukup mudah. Kamu bisa langsung mengakses website ibid.astra.co.id atau download aplikasi IBID - Balai Lelang Astra secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Melalui website dan aplikasi, kamu bisa mengecek katalog lelang, jadwal lelang, pembayaran deposit lelang, sekaligus langsung menawar tanpa perlu datang ke lokasi lelang.
Jadi, ayo coba ikutan lelang di IBID - Balai Lelang Serasi dan dapatkan mobil bekas incaranmu!




