
10 Cara Jual Mobil secara Online, Dijamin Cepat laku
Butuh modal usaha, ingin mengganti mobil baru, dan butuh biaya mendadak jadi beberapa alasan kenapa orang ingin menjual mobil kesayangannya. Namun ternyata, jual mobil bekas tidak semudah menjual gorengan. Ada beberapa cara agar jual mobil bekas bisa cepat laku.
Apalagi jika kamu memutuskan untuk menjual mobil bekas secara online, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar mobil kamu bisa cepat laku.
Alasannya, konsumen tidak bisa merasakan dan melihat langsung dan banyaknya modus penipuan melalui jual-beli mobil bekas.
Untuk itu, agar kamu bisa menjual mobil bekasmu dengan mudah cepat secara online, berikut beberapa tips cara jual mobil bekas secara online yang bisa kamu ikuti agar cepat laku!
Baca juga: Lebih Untung Mana Jual Mobil Bekas lewat Dealer Mobil atau Titip Lelang?
Tips Cara Jual Mobil Bekas secara Online agar Cepat Laku
Jika kamu mengikuti tips ini, mobil bekas yang kamu jual secara online bisa cepat laku. Apa saja tipsnya?
1. Lengkapi Berkas & Dokumen Penting
Kelengkapan dokumen mulai dari STNK, BPKB, buku manual, kwitansi, buku servis mobil, kwitansi kosong, dan identitas pemilik mobil hingga buku garansi apabila mobil masih memiliki garansi.
Melengkapi berkas mobil dilakukan untuk meyakinkan konsumen bahwa mobil yang kamu jual bukan lah mobil leasing dan mempermudah pembeli mobil bekas untuk mengurus hal-hal lain yang masih berkaitan dengan
Selain itu, apabila mobil kamu masih dalam masa kredit, sebaiknya segera dituntaskan atau dengan mengadakan perjanjian dengan pembeli untuk melakukan over kredit.
Selain itu, sebelum menjual mobil, pastikan juga kamu sudah mengurus pajak mobil kamu yang mati. Jangan sampai tunggakan pajak menjadi tanggung jawab pembeli. Namun hal itu tidak menjadi masalah apabila pajak kendaraan masih menyisakan beberapa tahun.
Penting juga untuk kamu memberitahu status dokumentasi mobil yang akan dijual saat ini. Misalnya kepemilikan nama pada BPKP apakah masih sama dengan STNK.
Selain identitas pada BPKB, kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin pada STNK juga perlu kamu tunjukkan kepada calon pembeli.
Dengan menunjukkan kelengkapan dokumen, calon pembeli dapat memastikan keabsahan kepemilikan dan status legalitas mobil tersebut sehingga calon pembeli menjadi lebih yakin untuk membeli mobil bekasmu.
Baca juga : Dijamin Cepat Laku, Ini Keuntungan Jual Mobil melalui Flash Auction IBID
2. Transparan, Detail, dan Jujur itu Penting!
Sebagai penjual barang dengan nilai tinggi seperti mobil, kejujuran adalah nomor satu. Pastikan kamu menjelaskan kondisi mobil terkini secara detail mulai dari mesin, komponen, hingga body mobil.
Pertama, jarak tempuh. Biasanya semakin kecil jarak tempuh, semakin cepat mobil kamu laku. Lalu bagaimana jika jarak tempuh mobil kadung jauh pada odometer?
Nah, kamu bisa meyakinkan konsumen dengan menunjukkan buku servis yang membuktikan kamu selalu rutin melakukan servis mobil.
Selain jarak tempuh, kondisi komponen seperti rem, kelistrikan mobil, rem, hingga bensin apa yang digunakan selama ini sebagai air minum sehari-hari mobil.
Selain menjelaskan kondisi, kamu juga perlu menjelaskan kapan waktu penggantian ban, pergantian oli transmisi atau mesin, hingga pergantian komponen lain kepada calon pembeli.
3. Berbicara melalui Foto
Selain berbicara melalui deskripsi, kamu juga perlu berbicara melalui foto. Kesalahan yang sering dilakukan oleh para penjual mobil bekas adalah hanya memfoto bagian depan, samping, belakang, dan interior dengan pencahayaan seadanya.
Idealnya, fotolah mobil yang akan dijual dari berbagai sisi dengan pencahayaan yang baik mulai dari moncong, bagian samping, buritan, dan posisi menyerong.
Kamu juga bisa menambahkan tiga foto kabin yang terdiri dari dasbor, kursi penumpang, dan bagasi. Nah, ini poin pentingnya, kamu juga perlu memfoto bagian kap mesin dan bagian-bagian yang mengalami defect jika ada.
Baca juga: 7 Penyebab Utama Rem Mobil Blong dan Cara Mencegahnya!
4. Jelaskan Fitur Mobil
Setiap mobil memiliki fitur standar dan beberapa di antaranya memiliki fitur keunggulan yang bisa jadi nilai jual mobil bekasmu.
Beberapa teknologi seperti Power Window, Power Steering, Anti-Lock Braking System biasanya menjadi fitur-fitur standar mobil rilisan 2010 ke atas.
Sedangkan fitur-fitur unggulan ada Hill-Start Assist, Stop-Start Engine Button, Lane Keeping Assist, atau Adaptive Cruise Control.
Beberapa calon pembeli biasanya tidak memahami fitur-fitur dan istilah yang ada di dalam mobil sehingga dengan menjelaskan istilah beserta deskripsinya bisa membantu pembeli untuk memahami fitur-fitur di dalam mobil.
5. Memiliki Catatan Inspeksi Mobil
Tips lainnya agar kamu bisa jual mobil bekas secara cepat adalah dengan dengan melakukan inspeksi mobil.
Dengan mengeluarkan sedikit biaya untuk menyewa jasa inspeksi dan mendapatkan laporan dokumen inspeksi, kamu bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai kondisi mobilmu secara profesional.
Bahkan, dengan adanya dokumen inspeksi, nilai jual mobil kamu di mata konsumen jauh lebih baik karena konsumen mampu mengetahui kondisi sebenarnya dari mobil yang kamu jual.
Nah, saat ini ada beberapa jasa inspeksi mobil salah satunya adalah Astra Car Valuation (ACV). Melalui ACV, mobilmu akan diperiksa secara menyeluruh dan profesional. Hasil dokumentasi inspeksi juga akan disajikan secara transparan
Sebagai informasi tambahan, saat ini, ACV memiliki promo potongan 50% biaya inspeksi yang berlaku hingga 31 Agustus 2022 dengan memasukkan kode promo ACVAHLINYAMOBIL
6. Pahami Harga Pasaran Mobil Bekas Mobil
Sebelum menjual mobil bekas, kamu juga perlu memahami harga pasaran mobil bekas untuk menentukan harga jual agar tidak terlalu bias sehingga menurunkan minat konsumen untuk membeli mobil bekasmu.
Dalam sebuah riset, nilai mobil akan mengalami depresiasi mulai dari 5%-10% setelah 1 menit mobil dibeli dan menjadi 15% - 20% setelah 1 tahun pembelian. Sementara pada tahun ke-5, penurunan harga mobil bisa mencapai 35% tergantung merek, odometer, dan kondisi mobil lainnya.
Selain itu, kamu juga bisa mengecek harga mobil bekas melalui Market Auction Price (MAP) dari IBID. Melalui MAP, kamu bisa mencari tahu berapa harga pasaran mobil bekas secara komprehensif berdasarkan tahun kendaraan, interior, eksterior, mesin, dan rangka.
7. Titip Lelang Eksklusif di IBID!
Terakhir, ada cara lain agar mobil bekas kamu bisa dijual cepat. Salah satunya melalui titip lelang eksklusif di Balai Lelang Serasi - IBID.
Berbeda dengan titip lelang umum dimana jadwal lelang dan inspeksi ditentukan oleh balai lelang, melalui titip lelang eksklusif kamu bisa menentukan jadwal lelang dan inspeksi sendiri.
Baca juga : Mau Jual Mobil Tapi Males Keluar Rumah? Yuk Ikut Titip Lelang Eksklusif di IBID!
Nantinya, pengumuman dan proses lelang akan disiarkan langsung melalui aplikasi IBID dengan pengguna aktif hingga ratusan ribu.
Selain itu, buat kamu yang tinggal di Jakarta dan tidak memiliki waktu untuk datang ke balai lelang, kamu bahkan bisa melelang mobilmu dari rumah.
Buat kamu yang tertarik ikut lelang eksklusif, caranya mudah tinggal daftarkan diri kamu di aplikasi IBID yang bisa kamu download secara gratis di Google Playstore dan Apple App Store atau kunjungi website IBID di https://www.ibid.astra.co.id/
Terpopuler

11 Motor Matic Paling Irit Tahun 2026, Pilihan saat BBM Naik

33 Daftar Istilah Lelang di IBID, Sudah Tahu?

Inilah Proses dan Biaya Balik Nama Mobil Terbaru 2026

