
Kenali Apa Itu MLFF, Akan Gantikan e-Toll
Tahukah kamu jika dalam waktu dekat pemerintah akan mengganti sistem e-Toll dengan MLFF? Lalu apa itu MLFF dan Bagaimana cara kerjanya?
Baca juga : Terbaru, Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil!
Melalui kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), pemerintah berencana memberlakukan sistem pembayaran yang lebih efisien yaitu MLFF.
Sudah diwacanakan sejak tahun 2018 tepat setahun setelah sistem pembayaran e-Toll mulai diterapkan serentak, sistem pembayaran tol melalui MLFF diyakini mampu memecahkan beberapa permasalahan yang terjadi di jalan tol.
Apa itu MLFF?
MLFF atau Multi-Lane Free Flow adalah sistem pembayaran tol tanpa perlu memberhentikan mobil. Dengan begitu kamu tidak perlu mengantri dan mengeluarkan kartu e-Wallet atau e-Toll untuk membayar tol.
Baca juga : Lelang Daihatsu Sigra di IBID Mulai dari Rp 70 Jutaan, Ikuti Lelangnya Sekarang!
Rencana pembayaran menggunakan MLFF merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk mewujudkan Intelligent Toll Road System (ITRS). Sebuah digitalisasi sistem tata kelola jalan tol.
Bagaimana Cara Kerja MLFF?
Konsep cara kerja Multi-Lane Free Flow (MLFF) adalah server-client based seperti halnya cara kerja aplikasi-aplikasi smartphone yang kamu gunakan saat ini.
Aplikasi tersebut nantinya akan didukung teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Dimana nantinya satelit tersebut akan membaca data pengemudi untuk keperluan transaksi pembayaran tol.
Saat titik atau data pengemudi terbaca, aplikasi tersebut secara langsung akan memotong saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi.
Bukan hanya itu, sistem MLFF juga nantinya akan didukung electronic On Board Unit dan electronic Route Ticket yang membantu sistem MLLF merekam titik masuk dan keluar yang dilalui pengguna jalan tol.
Baca juga : Ikuti Lelang Agya Bekas di IBID Mulai dari 60 Jutaan!
Perbedaan MLFF dan e-Toll On Board Unit
Semenjak munculnya wacana penerapan MLFF, banyak yang bingung apa yang membedakan sistem MLFF dengan e-Toll On Board Unit. Jelas, keduanya sama-sama mengusung sistem pembayaran tanpa antre. Lantas, apa perbedaan keduanya?
Pada dasarnya e-Toll On Board Unit sejatinya masih menggunakan kartu pembayaran e-Wallet. Dimana kartu e-Wallet cukup ditempelkan pada alat On Board Unit yang bisa kamu beli di toko-toko online.
Nantinya, untuk bisa membayar tol melalui On Board Unit, kamu perlu melintasi pintu gerbang tol khusus yang menyediakan pembayaran tersebut.
Berbeda dengan MLFF yang penerapannya dilakukan secara inklusif dan berbasis internet. Sehingga pengemudi hanya membutuhkan aplikasi MLFF tadi untuk membayar tol tanpa perlu membeli alat atau mengeluarkan kartu e-toll.
Baca juga : Ajukan 5 Pertanyaan di Flash Auction IBID, Kini Tak Harus Beli NPL
Keuntungan adanya MLFF
Dengan adanya sistem pembayaran Multi-Lane Free Flow (MLFF) arus jalan tol diyakini akan lebih lancar apabila dibanding dengan jenis pembayaran konvensional.
Pengendara mobil tidak perlu lagi mengantri, mengeluarkan kartu, atau lupa membawa kartu e-Toll. Pada akhirnya, kemacetan di pintu gerbang tol yang juga sering kali menyebabkan kemacetan lainnya bisa dikurangi.
Namun perlu diingat, penerapan MLFF ini dilakukan melalui tahapan uji coba yang akan dimulai pada tahun ini dan baru akan dimulai secara serentak pada tahun 2023 atau 2024.
Adanya uji coba secara bertahap ini dilakukan untuk menguji efektivitas sistem, sosialisasi kepada para pengguna jalan tol, dan adaptasi penggunaan.
Kehadiran MLFF ini tentu merupakan terobosan baik pada sistem transportasi di Indonesia. Mengingat saat ini pemerintah sedang memberlakukan good governance dan mendukung transformasi digital di segala sektor termasuk transportasi.
Nah, itu dia sekilas tentang MLFF yang implementasinya patut kita nantikan. Sama halnya pergantian dari sistem lama e-Toll ke sistem baru MLFF yang menunjukkan kemajuan teknologi, sekarang kamu juga bisa lho menjual mobil lamamu secara online dengan sistem lelang. Canggih bukan?
Caranya cukup mudah, kamu bisa melakukan hal tersebut dengan metode titip lelang di PT. Balai Lelang Serasi - IBID.
Baca juga : Terbaru, Inilah Beberapa Metode Pembayaran NPL di IBID!
Sebagai informasi tambahan, kini jual mobil di balai lelang IBID juga semakin mudah, nyaman, dan menguntungkan dengan kehadiran Flash Auction. Proses jual mobil mulai dari pengecekan kendaraan sampai dengan proses lelang bisa dilakukan di hari yang sama. Ditambah lagi, terdapat ribuan calon pembeli yang siap membeli mobil kamu dengan harga penawaran terbaik mereka.
Berikut beberapa langkah yang perlu kamu lakukan jika ingin menjual mobil lamamu secara online dengan metode titip lelang di IBID :
Isi formulir Titip Lelang di Website atau Aplikasi IBID
Pilih Jadwal Inspeksi Kendaraan
Inspeksi Kendaraan Bersama Astra Car Valuation (ACV)
Pilih Jadwal Lelang yang Diinginkan
Mudah bukan? Kunjungi halaman ini untuk informasi selengkapnya ya https://www.ibid.astra.co.id/titip-lelang
Melalui IBID, kamu akan mendapatkan inspeksi mobil dari Astra Car Valuation secara transparan dan profesional.
Ditambah, kamu bakal mendapatkan rekomendasi harga dasar lelang melalui sistem Market Auction Price (MAP) yang dihitung berdasarkan hasil penilaian dari ACV dan data historis penjualan melalui pelelangan IBID.
Selain itu, dengan fitur Flash Auction, tim IBID akan mendatangi lokasi mobil kamu, kemudian lelang nantinya akan disiarkan langsung atau live streaming melalui aplikasi IBID.
Tunggu apalagi, titip mobil bekas kamu melalui aplikasi IBID yang bisa kamu unduh melalui Google Play Store dan Apple App Store sekarang juga!
Informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id




