
Apa itu Teknik Engine Brake? Berikut Kegunaan dan Caranya!
Selain memanfaatkan pedal rem, ibiders bisa menggunakan teknik engine brake untuk mengurangi kecepatan mobil. Teknik pengereman ini dilakukan untuk mengoptimalkan serta meringankan kerja sistem pengereman mobil.
Lewat artikel ini, IBID - Balai Lelang Serasi akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan engine brake lengkap dengan tips penggunaannya pada mobil matic dan mobil manual. Simak selengkapnya di sini!
Baca juga: 5 Kendala Transmisi Mobil Matic Bekas, Tenaga Mesin Tertahan
Mengenal engine brake
Teknik engine brake adalah teknik memperlambat laju kendaraan dengan memanfaatkan putaran mesin selagi transmisi diturunkan ke gigi yang lebih rendah secara perlahan. Secara sederhana, teknik pengereman mobil ini dilakukan dengan melepas atau menutup gas sambil menurunkan gigi ke tingkat yang lebih rendah secara bertahap seiring berkurangnya RPM.
Teknik ini umumnya digunakan ketika mobil melalui kondisi ekstrem, misalnya jalanan berkelok, jalanan menurun, dan kondisi darurat dalam perlintasan. Pada situasi ini, sistem pengereman mobil bekerja berkali-kali lipat.
Bila kamu hanya mengandalkan pedal rem, beban rem akan jauh lebih berat. Imbasnya, rem menjadi panas, aus, dan kurang responsif sehingga memicu rem blong. Karenanya, teknik engine brake mampu mengoptimalkan serta membantu sistem kerja rem pada mobil.
Baca juga: Membersihkan Aki dengan Air Panas, Amankah?
Cara menggunakan teknik engine brake berdasarkan jenis transmisi mobil
Untuk lebih memahami teknik engine brake, simak penggunaannya berdasarkan jenis transmisi mobil berikut ini.
1. Mobil transmisi manual
Teknik engine brake pada mobil transmisi manual cukup mudah dilakukan. Hal ini karena mobil manual memiliki semua prinsip yang dimiliki teknik pengereman satu ini. Caranya, tutup gas secara perlahan sambil menurunkan gigi secara bertahap sesuai urutan gigi.
2. Mobil transmisi otomatis konvensional dan CVT
Berbeda dengan mobil manual, teknik engine brake pada mobil matic sedikit rumit dilakukan. Untuk transmisi matic konvensional, kamu tinggal menurunkan gigi dari posisi D ke 2.
Untuk memaksimalkan pengereman, kamu bisa melanjutkannya ke gigi L ecara perlahan dan bertahap. Selain itu, agar perpindahan gigi lebih lancar, kamu bisa memanfaatkan tombol over drive (O/D). JIka tombol over drive ditekan, transmisi akan berpindah posisi ke rendah secara konstan.
Berbeda dengan automatic konvensional, pada transmisi CVT kamu bisa memainkan tuas paddle shift agar perpindahan gigi bisa dilakukan dengan mudah.
Baca juga: Biar Harga Jual Mobil Bekas Tinggi, Cek 17 Komponen Ini
Tips melakukan teknik engine brake
Ada beberapa tips melakukan teknik engine brake agar mobil kamu tidak mengalami kerusakan mesin. Berikut di antaranya.
1. Jangan lakukan perpindahan gigi saat perputaran tinggi
Tips melakukan teknik engine brake yang utama yaitu menghindari perpindahan gigi saat perputaran tinggi. Kesalahan yang sering dilakukan ketika melakukan teknik satu ini adalah pengemudi melakukan perpindahan gigi ketika posisi RPM masih tinggi.
Padahal, hal ini justru menyebabkan mesin mobil cepat rusak. Selain itu, selama proses engine brake, pastikan kamu terus melihat tachometer RPM untuk memastikan RPM berada pada angka rendah.
2. Tutup gas secara konstan
Tips melakukan teknik engine berikutnya yaitu menutup gas secara konstan ketika melakukan pengereman mesin. Apabila kamu tidak sengaja membuka gas, maka proses pengereman tidak bisa berjalan dengan sempurna dan berpotensi merusak mesin.
3. Jangan panik
Poin ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Intinya, ketika kamu melakukan teknik pengereman mesin, lakukanlah dengan tenang. Bersikap panik berlebihan dapat membuatmu secara tidak sengaja menaikkan tuas gas dan proses pengeraman pun menjadi tidak sempurna.
4. Hindari membawa muatan berlebih
Apapun teknik pengeremannya, teknik engine brake sekalipun akan sulit dilakukan jika kamu membawa muatan berlebih saat berkendara. Untuk itu, pastikan kamu membawa muatan sewajarnya, terlebih jika hendak bepergian lewat rute-rute ekstrem.
Itulah penjelasan singkat mengenai teknik engine brake beserta tipsnya dari IBID - Balai Lelang Serasi. Kamu bisa menerapkan teknik pengereman mobil ini ketika melalui lajur ekstrem.
Baca juga: Lelang Mobil Bekas Jadi Lebih Interaktif dengan Fitur Flash Auction
Yang pasti, pastikan komponen mobil dapat bekerja optimal sebelum berkendara. Bila kinerja mobil dirasa kurang mumpuni, mungkin sudah saatnya kamu menjual mobil lamamu serta menggantinya dengan mobil yang lebih prima.
Nah, buat kamu yang sedang mencari tempat jual mobil bekas dengan cepat, kamu bisa mencoba layanan titip jual mobil bekas di IBID - Balai Lelang Serasi.
IBID juga punya layanan lelang mobil eksklusif lewat Flash Auction. Dengan metode ini, jadwal lelang dirancang fleksibel dan lelang mobil bekas akan disiarkan secara langsung lewat aplikasi IBID. Jadi, kamu tidak perlu capek-capek mengiklankan mobilmu!
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




