
Sedang Langka, Apa Fungsi Chip Semikonduktor Mobil?
Krisis kelangkaan chip semikonduktor hingga artikel ini ditulis masih terjadi. Akibatnya, industri elektronika dan otomotif ikut mengalami krisis juga yang mengakibatkan beberapa produk harus dipesan secara inden bahkan tidak sedikit pula yang menaikkan harga unitnya.
Baca juga : Inilah Perbedaan Mobil Listrik dan Hybrid
Unit kecil yang langka sejak pandemi tahun 2020 ini ternyata punya fungsi yang sangat penting pada berbagai macam alat yang kita gunakan saat ini. Mulai dari handphone, laptop, motor, dan mobil.
Apa sih sebenarnya chip semikonduktor itu dan apa perannya dalam mobil sehingga mempengaruhi produksi mobil?
Apa itu Chip Semikonduktor?
Chip semikonduktor atau yang dikenal juga sebagai Integrated Circuit (IC) adalah sekumpulan komponen listrik yang terdiri dari transistor, dioda, kapasitor, dan resistor.
Komponen-komponen tadi tersusun ke dalam satu unit yang membentuk sebuah sirkuit atau alur listrik yang dibangun di atas substrat tipis berbahan semikonduktor dan umumnya adalah silikon, karbon, dan germanium. Itulah kenapa chip ini dikenal sebagai chip semikonduktor.
Fungsi umum dari chip semikonduktor adalah mengaliri, memperkuat, menghambat, dan memprosesnya menjadi sebuah perintah yang dialirkan ke perangkat yang terhubung dengan chip semikonduktor tersebut.
Memiliki cara kerja selayaknya otak manusia, tidak heran jika chip kecil ini dikenal juga sebagai otak dari barang-barang elektronik yang ada di sekitar kita saat ini seperti handphone, laptop, atau kendaraan bermotor.
Fungsi Chip Semikonduktor pada Mobil
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, chip semikonduktor terpasang pada segala jenis alat-alat elektronik, termasuk kendaraan-kendaraan keluaran terbaru.
Chip semikonduktor atau IC memberikan fungsi komputasi digital yang memungkinkan pengguna mobil saat ini mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih baik.
Baca juga : Membersihkan Aki dengan Air Panas, Amankah?
Lalu, apa saja fungsi IC pada mobil dan kendaraan bermotor lainnya saat ini? Berikut penjelasannya.
1. Sistem Keamanan dan Asistensi Berkendara
Chip semikonduktor pada mobil umumnya digunakan untuk menjalankan sistem keamanan dan mode berkendara yang kamu kenal saat ini.
Misalnya Blind-Spot Detection yang ada di kaca spion, peringatan sabuk pengaman, alarm mobil, Cruise Control, Lane Change Assist atau Lane Keep Assist agar mobil tetap pada garis jalan, kamera mundur, airbag, emergency brake system, dan hill start assist.
2. Konektivitas
Selain sistem keamanan, chip kecil ini juga berperan penting dalam menjalankan fungsi konektivita mobil. Misalnya pada layar MID atau Multi-Information DIsplay yang memberikan berbagai macam informasi terkait kendaraan kamu.
Misalnya, collision avoidance dan road closure yang bertugas untuk memberitahu kemungkinan adanya benturan antara mobil kamu dan mobil yang ada di depan.
Selain itu, fungsi-fungsi lain pada MID seperti jarak tempuh, informasi bensin, bahkan informasi tentang pintu mobil dijalankan melalui chip kecil ini.
Selain MID, fungsi-fungsi hiburan pada head unit kamu juga diproses lewat chip semikonduktor. Misalnya konektivitas bluetooth dan USB, layar touchscreen, Apple CarPlay, Android Auto, phone charging, hingga pengeras suara.
3. Kelistrikan Mobil
Tidak hanya disusun dengan sistem mekanik, mobil juga didukung oleh sistem listrik. Nah, sejatinya baik sistem mekanik maupun listrik mobil saat ini terintegrasi oleh chip semikonduktor.
Misalnya, keyless atau start stop engine button, lampu sign mobil, penggerak kaca spion, pengaturan AC dan jok mobil, bahkan wiper,
Selain itu IC pada mobil juga bisa mengatur mode berkendara seperti eco yang mampu mengurangi emisi gas atau sport yang mampu memaksimalkan kecepatan. dan mode traksi seperti berkendara di jalan raya atau di lintasan off-road.
Baca juga: Cara Cek Aki Mobil Kesayangan, Mudah Kok!
Kenapa Chip Semikonduktor Bisa Langka Belakangan Ini?
Kelangkaan chip sejatinya sudah ada sejak tahun 2020 ketika pandemi melanda dunia. Dimana beberapa produksi manufaktur sempat tersendat karena pembatasan aktivitas termasuk produksi chip.
Namun mengutip Fortune Indonesia, kelangkaan chip tidak sesederhana krisis pandemi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenapa chip bisa mengalami kelangkaan.
Pertama, permintaan yang tinggi karena pengembangan perangkat 5G, sedangkan produsen chip dunia sangat terbatas jumlahnya serta biaya produksi yang tidak murah.
Kedua, dampak terhadap permintaan chip yang membludak menimbulkan kecurigaan kepada pihak produsen maupun pemasok yang sengaja menimbun chipnya.
Ketiga, lewat Reuters menjelaskan bahwa kebakaran produsen chip asal Jepang, Renesas Electronic baru-baru ini juga mempengaruhi suplai chip dunia. Hal ini, karena perusahaan tersebut merupakan penyumbang terbesar pasar chip global untuk kendaraan bermotor.
Keempat, meletusnya krisis perang dua negara yang memiliki andil besar terhadap bahan semikonduktor yaitu Rusia dan Ukraina.
Itulah informasi penting terkait chip semikonduktor mulai dari fungsi dan juga penyebab kelangkaannya saat ini.
Baca juga: Lelang Daihatsu Xenia di IBID Mulai dari 95 Juta-an? Cek Detailnya di SIni!
Mobil Baru Inden Lama? Coba Cari Mobil Bekas Lewat Lelang!
Kelangkaan chip semikonduktor pun pada akhirnya berdampak pada produksi mobil. Bahkan beberapa produsen mobil dan motor di Indonesia harus menerapkan sistem inden yang cukup lama untuk keluaran mobil-mobil terbaru.
Oleh karena itu dari pada menunggu lama untuk mendapatkan mobil baru, melirik mobil bekas bisa jadi pilihan. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti lelang mobil.
Salah satu balai lelang terbaik yang bisa kamu pilih adalah IBID - Balai Lelang Serasi, yang merupakan member dari Astra Group yang diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
Lewat IBID, kamu bisa mendapatkan berbagai pilihan mobil bekas yang dibagi berdasarkan grade sesuai dengan hasil inspeksi mobil yang dilakukan secara profesional oleh Astra Car Valuation (ACV).
Selain itu, daftar lelang mobil di IBID cukup mudah. Kamu cukup men-download aplikasi IBID lewat Google Play Store atau Apple App Store secara gratis!
Cukup mengisi data diri tanpa perlu scan KTP, kamu sudah bisa melihat jadwal dan objek lelang yang ingin kamu ikuti. Mudah bukan?
Yuk, ikut lelang mobil dan #MenangBanyakdiIBID !




