
Jual Mobil di IBID Dapat Harga Tinggi, Kok Bisa?
Pemilik mobil yang hendak menjual kendaraan kesayangannya, tidak akan pernah berpikir untuk titip jual ke balai lelang. Pasalnya, dengan imej balai lelang sebagai tempat jual-beli dengan harga murah, pastinya mobil yang hendak dijual harganya bakal turun.
Padahal, menjual mobil di balai lelang bisa jadi jalan alternatif untuk dapat harga yang pantas Ketidaktahuan tersebutlah yang membuat orang enggan menjual mobil dengan cara lelang.
Saatnya Titip Jual Mobil di Lelang
Memang, menjual mobil di balai lelang ditentukan dengan kondisi mobil apa adanya dan tidak dilakukan rekondisi.
Harga ditentukan oleh kondisi mobil tersebut. Makanya banyak pedagang mobil banyak mengincar mobil lelang demi mengejar keuntungan.
Dijelaskan Daddy Doxa Manurung, Chief Operation Officer PT Balai Lelang Serasi (Ibid) ketika menjual atau membeli mobil di balai lelang, segala kemungkinan bisa terjadi. Namun, bagi kendaraan pribadi yang dititip lelang oleh konsumen perseorangan ada potensi harga jual yang didapatkan tinggi atau bahkan setara pasaran. Mengapa begitu?
"Kalau dilelang itu semua bisa terjadi. Kalau kondisinya bagus dan surat-surat ada, lengkap dan siap. Ini berbeda. Jadi orang datang beli, barang ready bisa langsung dibawa. Itu harganya bisa beda, bisa lebih tinggi," ujar Daddy.
Lanjutnya, kelengkapan dokumen kendaraan seperti BPKB memang memiliki poin tersendiri, terlebih di mata pedagang.
Pasalnya, para pedagang ini harus melakukan perputaran modal dengan cepat, jadi jika mobil dari perusahaan multifinance biasanya memiliki waktu penerbitan berkas yang cukup lama.
"Makin lama BPKB, makin lama si pedagang ketahan uangnya untuk diputar. Nah, kenapa harga bisa tinggi? Biasanya kalau yang beli pedagang, mobil ini langsung dilempar ke daerah atau luar Jakarta, dengan harga pasaran bisa lebih tinggi lagi," pungkas Daddy.
Jual mobil di balai lelang bisa jadi opsi, tertarik yuk hubungi IBID sekarang https://www.ibid.astra.co.id/contactus




